Kenaikan tipologi Polda DIJ dari tipe B menjadi tipe A punya konsekuensi besar. Tak hanya kinerja internal kepolisian di Jogjakarta yang kudu ditingkatkan.

Tanggung jawab yang dipikul pun bertambah. Tanggung jawabnya kian besar.
Buya Syafii Maarif menegaskan hal tersebut. Menurut figur yang dikenal sebagai tokoh Muhamamdiyah ini, jajaran Polda DIJ wajib mempertahankan komitmen yang selama ini dipegang teguh. ”Bagaimana menjadi seorang polisi yang mampu memahami dinamika Jogjakarta,” jelasnya di sela menghadiri peresmian peningkatan tipologi Polda DIJ dari B ke A di Mapolda DIJ Jumat (7/12).

Buya menyatakan, peningkatan tipologi secara otomatis bertambah pula tanggung jawab bagi seorang polisi. Terutama tanggung jawab terkait pelayanan publik. Pelayanan kepada masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, internal Polda DIJ harus terus berbenah. Polda DIJ mesti bisa tertata dengan baik dahulu.

Kondisi internal yang mantap akan mendorong seluruh personal yang ada di bawah naungan Polda DIJ bekerja dengan lebih baik.

”Jogja itu istimewa. Prestasi ini tidak hanya peningkatan tipologi. Tapi, juga peningkatan kinerja. Selamat untuk Kepolisian Daerah Jogjakarta,” pesannya. (dwi/amd/fn)