JOGJA – Perjuangan untuk menjaga keragaman dan ideologi Pancasila harus selalu jadi gerak bersama seluruh rakyat Indonesia. Tantangan bersama saat ini sejatinya adalah nafsu pihak yang tidak mengerti sejarah bangsa dan mempersoalkan eksistensi NKRI.

Hal itu mengemuka saat ”Sosialisasi Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika” yang dihadiri narasumber anggota DPR RI dapil DIJ Idham Samawi dan Ketua Komisi A DPRD DIJ Eko Suwanto dari Fraksi PDI Perjuangan serta di pandu moderator Ahmad Ma’ruf dosen UM, Jumat malam (7/12).

”Kami banyak mewarisi perbedaan, adanya keberagaman sebagai bangsa Indonesia, penting untuk selalu mendapatkan yang terbaik. Saya berpesan agar kita tetap menjaga dan berpedoman dengan ideologi Pancasila,” kata Idham Samawi.

Upaya bangsa Indonesia untuk merdeka dan terbebas dari penjajahan asing,  kini wajib diisi dengan membangun kehidupan rakyat agar lebih sejahtera.

Meski berbeda asal, suku bangsa dan agama,  pilihan untuk menjadi satu bangsa yang besar sudah final. Inilah yang wajib dijaga terus, oleh segenap elemen bangsa.

”Melalui sosialisasi ideologi Pancasila  secara terus menerus,  kita bisa bersatu.  Ada ikatan kebangsaan dengan Pancasila,” kata Idham di hadapan 200 peserta sosialisasi.

Ketua Komisi A DPRD DIJ Eko Suwanto menegaskan tugas merawat ke-Indonesia-an menjadi kewajiban bersama.  Apalagi di DIJ dengan Jogja Istimewa, wilayah yang berpenduduk 3,6 juta, dengan ratusan ribu pendatang yang belajar dan bekerja di Jogja hidup dalam keberagaman.

”Kami di Jogjakarta memiliki budaya, kearifan bagaimana bertanggung jawab menjunjung Bhinneka Tunggal Ika dengan keramahan warga Jogja,” kata Eko. (ila)