JOGJA – Pengerjaan kawasan pedestrian di Jalan Suroto sudah mencapai 95 persen. Kawasan yang diklaim merupakan duplikasi Malioboro itu ditargetkan pada minggu kedua Desember ini sudah rampung. Dinas Pariwisata Kota Jogja giliran menyusun program untuk meramaikannya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja Umi Akhsanti menjelaskan pembangunan pedestrian Kotabaru memang sudah mencapai tahap akhir.

Untuk bisa dikatakan selesai, pedestrian masih harus menyelesaikan pemasangan guilding block, merapikan sudut-sudut, serta penyelesaian sirip-sirip di sepanjang jalan. Untuk boulevard hanya kurang penanaman pohon di taman yang berada di sisi utara saja. Sedangkan untuk fasilitas utama pedestrian diklaim sudah terselesaikan.

“Kursi dan lampu pedestrian juga sudah terpasang semua,” ungkapnya Kamis (6/12).

Sesuai kontrak, pembangunan pedestrian yang berada di sepanjang Jalan Suroto ini dijadwalkan selesai pada 23 Desember 2018.

Pada 2019 nanti, juga sudah direncanakan adanya penambahan fasilitas tambahan di pedestrian. Dengan dana APBD tahun depan, akan ditambah jumlah lampu sorot untuk taman dan kursi pedestrian sebagai pendukung tampilan.

“Nantinya pemasangan tersebut akan digabung dengan penataan di Jalan Sudirman pada 2019,” katanya.

Sedang menyambut rampungnya pedestrian Kotabaru sebagai tempat wisata, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja Yunianto Dwisutono mengaku masih menunggu penyerahan secara resmi pedestrian ini. Dia menjelaskan untuk konsep pengenalan pedestrian Kotabaru sebagai destinasi wisata masih dalam proses pembahasan.

Saat ini Dispar Kota Jogja masih memetakan apa saja yang akan menjadi potensi wisata yang ada di lokasi tersebut. Untuk program yang akan dicanangkan untuk mengembangkan potensi wisata tersebut, Yunianto masih butuh melihat fasilitas apa saja yang akan di sediakan di pedestrian.

“Intinya kami masih nunggu penyerahan. Agar bisa dipikirkan apa yang akan menjadi daya tarik,” jelasnya. (cr5/pra/fn)