SLEMAN-Kemacetan panjang tak terhindarkan di Jalan Magelang Kamis (6/12) siang. Sepanjang jalan dari Jombor hingga Lapangan Pemkab Sleman dipenuhi lautan manusia. Tua, muda, anak-anak, laki-laki, dan perempuan tumpah ruah di jalanan. Menyambut pahlawan mereka. Penggawa PSS Sleman. Usai menjadi kampiun Liga 2.

Hujan yang mengguyur tak menyurutkan antusiasme wong Sleman. Demi menyaksikan momentum langka itu. Setelah menunggu selama 11 tahun. Hingga PSS Sleman kembali berjaya. Untuk berlaga di kasta tertinggi Liga Indonesia.

Penggawa Super Elang Jawa (Elja) diarak menggunakan bus terbuka. Menyapa masyarakat Bumi Sembada. Disambut teriakan-teriakan euforia suporter yang tak henti-hentinya di sepanjang jalan. Mengawal perjalanan rombongan pemain, staf, dan pelatih PSS. Nama El Loco, Rangga Muslim, Rifal Lastori, dan Ichsan Pratama terus dielu-elukan. “Champione,” seru para suporter menyambut kedatangan skuad Elja.

Keriuhan suporter Elja berlanjut di Lapangan Pemkab Sleman. Nyanyian para suporter dan flare menambah riuh suasana. Hingga satu per satu nama pemain, pelatih, dan staf manajer dipanggil ke atas panggung. Hanya, sang kapten Bagus Nirwanto tidak turut serta dalam rombongan. “Dia sedang pulang kampung, ada acara akikah anaknya,” ujar Manajer PSS Sleman Sismantoro.

Lik Sis, sapaannya, mengatakan, keberhasilan Laskar Sembada promosi ke Liga 1 tak lepas dari totalitas dukungan para suporter. “Saya ucapkan terima kasih untuk para suporter yang setia mendukung (PSS< Red) di setiap pertandingan,” katanya.

Bermain dengan hati, lanjut Lik Sis, turut menjadi kunci sukses Elja. Komitmen itulah yang sejak awal liga dia tekankan kepada seluruh penggawa PSS. Bermain maksimal. “Hasil juara ini jadi bukti. Kami bermain dengan hati dan semangat,” tegas sosok yang juga Kades Candibinangun, Pakem, Sleman.

Ke depan, Lik Sis tak ingin PSS sekadar numpang lewat. Di Liga 1. Dia ingin PSS bisa bertahan di kasta tertinggi Liga Indonesia. Dengan persiapan saat ini, Lik Sis optimistis. Meraih juara Liga 1 menjadi sebuah keniscayaan. “Targetnya bertahan di Liga 1. Untuk juara, ya dua-tiga tahun lagi,” tandasnya.

Bupati Sleman Sri Purnomo sangat apresiatif atas perjuangan penggawa Elja. Pun demikian kehadiran suporter. Sebagai “pemain” keduabelas. “Suporter PSS ini yang terbaik,” pujinya.

Sri Purnomo berharap ke depan para suporter lebih dewasa dan profesional. “Suporter Sleman sudah baik. Jadikan suporter juara dan PSS juara. Berikan contoh suporter yang baik tanpa kekerasan,” pintanya. (har/yog/fn)