SLEMAN – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaaan Yogyakarta menyelenggarakan Pasar Murah (Pasrah) di halaman kantor BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Sleman Senin (5/12). Kegiatan di Jalan Candi Gebang Tridadi itu dalam rangka menyambut HUT BPJS Ketenagakerjaan.

Mewakili Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Yogyakarta, Kepala Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Yogyakarta Adi Hendarto mengatakan Pasrah sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan kepada masyarakat. BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta menyediakan 1.200 paket sembako murah seharga Rp 150 ribu per paket.

“Tapi peserta atau masyarakat mendapatkan diskon 20 persen sampai 30 persen dari harga food station dengan menunjukkan kupon sembako,” katanya.

Selain menjadi kegiatan sosial, selama Pasrah juga diberikan sosialisasi edukasi program jaminan sosial ketenagakerjaan dengan harapan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan. Terdapat empat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).

Adi menambahkan tidak hanya pekerja formal atau penerima upah yang bisa mendaftar. Pekerja informal atau bukan penerima upah pun bisa serta pekerja migran Indonesia menjadi peserta. Iuran bulanan Rp16.800, dengan asumsi upah Rp 1 juta, peserta informal mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan dua program dasar layak yaitu JKK dan JKM.

“Dengan manfaat bila peserta mengalami musibah kecelakaan kerja, seluruh biaya pengobatan dan perawatan di tanggung sesuai kebutuhan medis dan bila meninggal dunia biasa mendapatkan Rp 24 juta,” jelasnya.

BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta sendiri di hari yang sama juga meraih penghargaan Best Service Award BPJS Ketenagakerjaan. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Pelayanan Krishna Syarif saat upacara HUT ke-41 BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta, kepada Kepala BPJS Ketenagakerjaan Yogykarta Ainul Kholid.

“Semoga dengan penghargaan tersebut membuat kami terus semangat untuk meningkatkan pelayanan prima kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Adi. (sce/pra/fn)