MAGELANG – Dua wajib pajak di Kota Magelang mendapat hadiah berupa uang dan sepeda gunung. Hadiah diberikan Pemerintah Kota Magelang sebagai apresiasi wajib pajak perseorangan yang melunasi kewajiban paling awal.

Dua wajib pajak itu yakni Titin Sudarmini, warga Kampung Sidosari RT 004 RW 05 Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan dan Lilik Hermawan, warga Jalan Sinta RT 009 RW 06 Kelurahan Panjang, Kecamatan Magelang Tengah.

Mereka sama-sama memperoleh hadiah sepeda gunung dan uang pembinaan. Lilik menerima uang pembinaan Rp 500 ribu. Sedangkan Titin memperoleh Rp 450 ribu.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang Larsita mengatakan, pemberian penghargaan tersebut sebagai apresiasi terhadap wajib pajak PBB-P2. Mereka dinilai telah memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kota Magelang melalui paling awal membayar pajak.
“Juga untuk memacu wajib pajak lainnya agar membayar kewajibannya tersebut lebih awal dan tepat waktu,” katanya Kamis (6/12).

Larsita menyebutkan, hingga 5 Desember penerimaan pendapatan asli daerah yang bersumber dari PBB-P2 mencapai lebih Rp 6,3 miliar. Jumlah itu berarti 110,88 persen dari target yang ditetapkan sebanyak Rp 5,700 miliar dengan surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) sebanyak 36.445 wajib pajak.

Untuk optimalisasi penerimaan PBB-P2 periode 2018, BKAD melakukan beberapa cara. Di antaranya, melakukan penarikan PBB-P2 secara door to door, menaikkan daftar bahan dan komponen bangunan (DBKB), reklas zona nilai tanah, penagihan PBB melalui layanan e-BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan), serta pembayaran PBB-Panutan disertai pengundian hadiah.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menjelaskan, Pemkot Magelang terus memotivasi warganya untuk taat membayar pajak. “Untuk tahun ini spesial. Tidak hanya diberikan reward berupa uang, juga sepeda gunung,” ujarnya di sela apel pagi di halaman belakang kantor Setda Kota Magelang Kamis (6/12).

Apel ini diisi penyerahan penghargaan kepada kelurahan, rukun warga, dan rukun tetangga berprestasi. Termasuk penyerahan hadiah kepada wajib pajak pembayar pajak bumi dan bangunan tercepat tahun 2018.

Penerima reward tersebut terdiri tiga kelurahan, tiga RW , tiga RT, dan sembilan wajib pajak perseorangan. Ada pula empat wajib pajak dari perbankan, perusahaan swasta, perhotelan, dan badan usaha milik daerah.

“Reward ini diberikan dengan tujuan semakin memotivasi masyarakat untuk taat bayar pajak. Lambat laun akan muncul kesadaran dalam diri mereka,” kata Sigit. Dia meminta instansi terkait meningkatkan reward di masa mendatang. (dem/amd/fn)