JOGJA – Kantor Perpustakaan Kota Jogja di Kotabaru, yang luasannya terbatas, tidak membuat fasilitas terbatas. Bahkan kini di sana kini bisa untuk menonton berbagai koleksi film dengan Silvia.

Ya Silvia merupakan layanan inovasi terbaru yang dikembangkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Jogja. Silvia merupakan akronim dari Sinema Literasi Visual Untuk Pemustaka Kota Jogja (Silvia). Menjadi inovasi ke -34 yang telah dikembangan di Perpuskot Jogja hingga akhir tahun ini.

Kepala DPK Kota Jogja Wahyu Hendratmoko menjelaskan, layanan ini dapat digunakan selain memutar film juga untuk diskusi tentang film. “Kami tidak mau menyerah dengan ukuran yang sangat kecil, jadi kami mencoba membesarkan layanan dengan apa yang kami miliki,” ungkapnya.

Baru sekitar 50 judul film dalam negeri dan mancanegara terseleksi yang dikoleksi. Dengan konten yang edukatif. Jadwal pemutaran film di Silvia dibuka empat kali dalam seminggu. Tiap Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu mulai pukul 13.00. “Tapi pemustaka harus memesan atau booking ruang jauh-jauh hari,” kata mantan Kepala Bagian Protokol Kota Jogja itu.

Diharapkan layanan inovasi ini menambah daya tarik bagi masyarakat untuk mengunjungi perpustakaan. Apalagi, ke depannya jam buka akan diperpanjang menjadi 20 jam. “Harapannya bisa jadi ruang alternatif warga selain warnet, tempat yang nyaman, aman, dan bersih,” ungkapnya.

Penanggung jawab layanan Silvia Perpuskot Jogja Rahmat Sunyoto menambahkan, tidak ada batasan jumlah penonton atau pengguna layanan. Melalui reservasi, pemustaka diminta mengajukan judul film yang akan diputar sendiri. “Apakah judulnya sesuai dengan misi kami berkaitan dengan literasi atau tidak, yang tidak menyalahi undang-undang,” ujarnya. (tif/pra/fn)