JOGJA – Sebanyak 34 mahasiswa Ilmu Pemerintahan (IP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL).

Kali ini, kegiatan diawali dengan kunjungan ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS).

Kepala Pusat Data dan Informasi BAPPENAS Suherman, SKom, MSi langsung menyambut dan memberikan materi tentang pemanfaatan teknologi informasi dalam perencanaan pembangunan di Indonesia.

Pemanfaatan teknologi dalam memberikan infomasi terutama perencanaan pembangunan merupakan suatu hal wajib yang dilakukan oleh BAPPENAS. Hal itu terkait dengan persaingan dunia digital di negara-negara Asia, bahkan seluruh dunia yang sebagain besar memanfaatkan segala bentuk informasi disajikan dalam bentu online.

”Pemanfaatan teknologi dalam memberikan informasi ke seluruh kalangan menjadi sebuah hal yang wajib dilakukan. Apalagi zaman sekarang hampir negara di Asia bahkan dunia sudah menggunakan teknologi dalam memberikan informasi,” ujar Suherman.

Pada kesempatan selanjutnya di hari yang sama, kunjungan dilakukan di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kepala Bidang Humas BNPB Drs Rita Rosita memberikan wejangan kepada seluruh peserta KKL. Dia memaparkan Profil BNPB.

Ditemani Unsur Pengarah BNPB Rahmawati Husein, MCP, PhD, seluruh peserta KKL diberikan kesempatan untuk melihat bagaimana proses monitoring penanggulangan bencana pada Ruang Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops).

”Bencana alam memang tidak dapat diprediksi kapan datangnya, namun jika kita mengetahui lebih dini tentang perubahan alam maka disitulah dapat diminimalisir terjadinya banyak korban jiwa akibat dampak bencana alam,” ujar Rita.

BNPB selaku badan penanggulangan bencana yang memiliki skala nasional dalam memberikan informasi kepada seluruh masyarakat terkait kebencanaan menggunakan teknologi informasi dalam bentuk website. Juga social media (Facebook, Twitter, dan Instagram) agar dapat mudah diakses kapan saja dan dimana saja.

Kunjungan KKL terakhir yang dilakukan di Ibu Kota yaitu mengunjungi Kantor Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI). Pada kesempatan ini seluruh peserta KKL mendapatkan kesempatan berintekasi dan berdiskusi langsung dengan Dave Akbarshah Fikarno, ME Anggota DPR-RI dari Fraksi Golongan Karya (Golkar).

Fokus diskusi membahas mengenai demokrasi digital dan generasi milenial. Dave mengatakan, pada era yang serba menggunakan IT banyak permasalahan yang pada akhirnya menjadi alat pemecah belah bangsa, salah satunya adalah penyebaran berita tidak benar atau hoax.

Permasalahan hoax di Indonesia bukanlah sebuah masalah yang biasa, oleh karena itu penanganannya harus melalui pemikiran yang bijak dan cerdas.

Fake news menjadi langganan konflik yang terjadi di Indonesia, oleh karena itu kesadaran utama yang diperdalam adalah dimulai dari masing-masing individu untuk dapat mengatasinya”, pungkas Dave. (sce/ila)