JOGJA – Satu hari di Jogja menjadi momen tersendiri bagi enam personel perwakilan Paguyuban Serdadu Laut Mataram (Panser Mataram). Mereka berkesempatan untuk membangun silahturami dengan menyambangi keluarga besar tentara angkatan laut dan Panti Asuhan.

Panser Mataram merupakan perkumpulan tentara angkatan laut yang berasal dari Jogjakarta. Dihari jadi yang pertama Panser Mataram Minggu (1/12), delapan dari 200 jumlah anggota, melakukan kegiatan sosial di Jogjakarta. Perwakilan Panser Mataram yakni,SugengRiyanto, Sigit Purwanto, Purwanto, Saikuna, Margianto, Imam Abriyanto, Edi dan Benu. Dibawah pimpinan Letkol Darwinto, mereka serempak melakukan kegiatan sosial sumbangsih.

Salah satunya dengan mengunjungi Panti Asuhan Gotong Royong yang berada di desa Panggungharjo, Sewon, Bantul. Kunjungan sebelumnya di kediaman Alm Pelda Mes Rohadi di Jambitan, Banguntapan, Bantul. Saat tiba, kedatangan mereka disambut baik oleh pengurus panti dan anak-anak panti. ”Salim Pak,” ungkapLukas, salah seorang anak berusia dua tahun.

Uluran tangan tersebut disambut dengan penuh haru oleh para anggota tentara.”Saya terharu, anak-anak begitu mudah akrab. Kami datang langsung disambu tdengan salaman dan senyuman manis,” ungkap Wakil Panser Mataram Sugeng Riyanto.

Pria yang akrab disapa alias Putul atau putra Bantul itu menceritakan, kunjungan sebelumnya, dia beserta anggota lainnya, menggunjungi keluarga tentara yang sedang sakit.Sebagian besar mereka yang sudah janda, suami meninggal saat bertugas. ”Ada juga pensiunan yang sakit keras.Semua kami beri santunan,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, dia berharap akan menjadi rutinitas. Paling tidak setahun sekali. Selain itu sumbangsih tersebut menjadi pembelajaran bagi pribadi untuk menigkatkan rasa syukur terhadap yang Maha Kuasa. ”Sebab masih ada yang kurang beruntung dari kita,” ungkapnya. (cr6/pra/fn)