JOGJA – Untuk kali ketiga sejak Juli 2017, Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Australian Consortium for In-Country Indonesian Studies (ACICIS) kembali mempercayakan kepada Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) memfasilitasi public health field trip atau kunjungan lapangan ke puskesmas dan posyandu di Sleman. ACICIS adalah konsorsium nonprofit yang didirikan tahun 1994, beranggotakan 26 universitas di Australia, Belanda, dan Inggris yang mengembangkan dan mengkoordinasikan pilihan studi di Indonesia.

Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Unriyo Yelli Yani Rusyani  SKM, MKes mengatakan, untuk bulan November ini ada 54 mahasiswa yang menjadi peserta public health study tour. Setelah penyambutan oleh muspika di aula masing-masing puskesmas, mahasiswa melakukan observasi di Ruangan KIA dan KB, Gizi, BP Umum, Kesling dan BP Gigi.

“Dalam kegiatan ini ada 20 mahasiswa yang mengunjungi Puskesmas Kalasan, 14 mahasiswa ke Puskesmas Ngemplak 2, dan 20 mahasiswa mengunjungi Puskesmas Ngaglik 2,” jelas Yelli di sela kunjungan ke Puskesmas Kalasan, Puskesmas Ngemplak 2, dan Puskesmas Ngaglik 2 Sleman, Kamis (29/11).

Dosen Prodi Kesmas yang menjadi pendamping dan penanggung jawab kegiatan ini adalah Dra Rodiyah M.Kes (Puskesmas Ngemplak 2), Ayu Fitriani SKM, MKes (Puskesmas Kalasan), dan Dra V Utari Marlinawati MPH (Puskesmas Ngaglik 2).

Yelli menambahkan, setelah observasi dilanjutkan dengan mengunjungi posyandu di Dusun Gondanglegi, Wedomartani, Ngemplak. “Untuk observasi posyandu di wilayah ini dilakukan di Dusun Bromonilan, Purwomartani,” terangnya.

Yelli sangat berterima kasih atas sambutan yang hangat dari para kader di posyandu balita  di dusun Wonorejo Desa Sariharjo Kecamatan Ngaglik yang dikunjungi para mahasiswa dari Australia ini .

“Mereka antusias dalam mendengarkan penjelasan dari para kader ketika menjelaskan tahapan dalam posyandu,” katanya. Setelah kegiatan observasi posyandu dilanjutkan dengan presentasi dan diskusi di masing-masing puskesmas. (*/laz/zl/mg3)