SURABAYA – Hari kedua Honda DBL Camp 2018 Rabu (28/11), para campers mengikuti skill station sekaligus memerebutkan tiket 50 besar.

Menurut Basketball Operation Staff DBL Indonesia Muhammad Iqbal, ada delapan station yang dijalani campers. Kedelapan station tersebut, power handles, one on one, down screen, defensive footwork, finishing concept, lead to triple threat, thirty second free throw line, dan physical development.

‘’Masing-masing campers harus melewati setiap station dengan baik. Kami memantau dan melakukan penilaian untuk mencari 50 campers terbaik,” katanya.

Menurut Iqbal, jika ingin masuk 50 besar Honda DBL Camp, para campers harus menerapkan lima pilar utama DBL Indonesia. ‘’Harus punya hardwork, skillfull, pride, quickness dan discipline. Dengan menerapkan lima spirit itu dengan baik, mereka pasti bisa mendapat tiket 50 besar,” terang Iqbal.

Bukan saja para campers pemain yang berkompetisi dan mendapatkan pelatihan. Para coach juga dibekali dengan banyak ilmu baru dari para coach WBA (World Basketball Academy) Australia. First team coach dari Jogja Andhika Pratama mengungkapkan ada banyak ilmu baru yang dia dapatkan.

“Saya seperti orang baru bisa basket. Ternyata ada banyak ilmu basket yang belum saya tahu, dan disampaikan di sini. Kami enggak cuma diem dan diberi arahan, tapi juga saling berdiskusi,” katanya.

Dia mendapat dasar ilmu yang sering disepelekan banyak pelatih, yaitu soal rebound. Ternyata rebound tidak sederhana, meliputi banyak varian gerakan untuk merebut bola di udara.

‘’Dasar rebound ini saya dapatkan di sini. Rebound punya peran penting dalam basket modern saat ini yang didominasi permainan cepat. Jika sebuah tim bisa mendapatkan dan menguasai rebound, dia akan menguasai pertandingan,” tambah Andhika.

Tadi malam dipilih 50 besar campers putra dan putri serta 24 campers coach untuk seleksi berikutnya. Campers dari Jogja, Audrey Gunajaya (Smada), Ainayya Nur Azahra (Padmanaba), Aime Francienne (Patbhe), Dearren Alvado (Bosa), Viknes Waren (BMD) dan Karl Daiva (Patbhe) masuk 50 besar. Mereka akan melanjutkan persaingan berebut masuk zona 24 besar. (ata/iwa/er/mg3)