JOGJA – Untuk menarik kunjungan wisata dan menanamkan rasa cinta terhadap seni dan budaya Indonesia diadakan panggung atraksi di Ndalem Tedjokusuman Yogyakarta Minggu (25/11). Sebagai penampil dari Sanggar Seni Kinanti Sekar Jogjakarta dengan dukungan Dinas Pariwisata DIY.

Sanggar Seni Kinanti Sekar menampilkan tarian tradisi dan tarian kreasi yang dibawakan oleh siswa. Terdapat 80 siswa anak-anak maupun dewasa, yang menampilkan 26 pementasan.

Anak-anak menampilkan Tari Jampi Gugat, Tari Padang Bulan, Tari Kwek-kwek, Tari Nyawiji dan siswa dewasa menampilkan Tari Nawung Sekar, Golek Ayun-Ayun, Kenes Gandes, Gelegar Nusantara dan masih banyak lainnya.

Kinanti Sekar Rahina selaku pendiri sanggar mengatakan kegiatan panggung atraksi merupakan wujud pelestarian tradisi dan seni. “Terlebih di kawasan Prawirotaman Jogjakarta salah satu pusat kota yang ramai dikunjungi oleh masyarakat bahkan warga negara asing,” ujarnya.

Pementasan tari-tarian ini menurut Kinanti bertujuan meningkatkan daya inovatif siswa sanggar melalui pengembangan inovasi minat, bakat, dan kemampuan siswa untuk berkreasi. Selain itu juga menyalurkan bakat dan kreatifitas guna mendukung program pemerintah dalam pelestarian seni dan budaya.

Kepala Seksi ODTW Dispar DIY Wardoyo menuturkan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata yang diminati oleh masyarakat maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Yogyakarta. Selain itu, bisa menjadi sarana untuk memberikan ruang berekspresi, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama, acara tersebut menjadi sarana hiburan, sekaligus daya tarik wisata. (*/a1/pra/zl/mg3)