SLEMAN – Setelah hampir satu dekade lebih berkutat di Liga 2, PSS Sleman tampaknya segera memastikan langkahnya ke kasta tertinggi Indonesia. Namun syaratnya cukup berat. Super Elang Jawa harus mampu mengalahkan tamunya Kalteng Putra di Stadion Maguwoharjo sore ini. Satu tiket otomatis ke Liga 1 akan diperebutkan dua tim ini.

Jelang laga krusial ini, pelatih Kalteng Putra menebar psywar. Dia menyebut PSS Sleman merupakan tim yang paling siap untuk lolos ke liga satu karena memiliki dukungan penonton, infrastruktur dan pemain yang berkualitas. “Saya ucapkan selamat kepada PSS Sleman, yang sudah hampir 90 persen lolos ke liga satu,” kata Kas disertai senyumnya yang khas usai menjalani official training di Stadion Maguwoharjo Selasa (27/11).

Namun, mantan pelatih Sriwijaya FC itu menyebut pernyataan bukan tanpa alasan. Hal itu didasari hasil leg pertama. Yakni ketika anak asuhnya gagal mempersembahkan kemenangan saat bermain di hadapan pendukung sendiri. Padahal, dengan sistem laga head-to-head, kemengan dengan margin gol cukup besar akan sangat menguntungkan. Terutama saat bermain di laga tandang.

Dengan nada merendah, Kas Hartadi menyebut tujuan timnya datang ke Sleman untuk memberikan hiburan yang enak ditonton. Namun, dia menilai bahwa tim terbaiklah di pertandingan hari ini yang akan lebih cepat menuju liga 1. “PSS dan Kalteng saudara, tinggal dilihat siapa yang lebih dulu lolos ke Liga 1,” katanya.

Ya, laga semifinal leg kedua ini merupakan penentu lolos ke babak final sekaligus mengamankan tiket ke liga 1. Kalau pun tersingkir di babak semifinal, baik PSS maupun Kalteng Putra masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan poin sisa melalui perebutan tempat ketiga.

Beban berat justru ada di pundak PSS Sleman karena wajib memenangi laga untuk segera naik kelas ke Liga 1. Sementara bagi Kalteng Putra, bisa memaksa PSS bermain seri di luar skor kacamata, tentu memuluskan Ugiek Sugianto dkk melaju ke final. “Pertandingan belum usai, mau satu kosong atau lebih yang penting menang,” kata Seto.

PSS Sleman harus mewaspadai Kalteng Putra yang akan bermain lepas tanpa beban. Belum lagi, di kubu tamu akan kembali diperkuat striker Kushedya Hari Yudo yang di leg pertama absen. Seto mengakui bahwa Yudo adalah pemain yang memiliki kualitas. Raihan enam gol di empat laga menjadi bukti ketajaman striker berdarah Malang itu.

Namun, Seto tidak memberikan instruksi khusus kepada pemain hanya melakukan marking kepada Yudo saja. Menurutnya, dalam pertandingan krusial hari ini, skuadnya diminta fokus pada seluruh laga. “Fokus tidak di Yudo saja, karena mereka punya pemain bagus di semua lini,” katanya.

Belum lagi, PSS Sleman akan tampil timpang di lini pertahanan. Bek andalan Ikhwan Ciptady harus absen akibat akumulasi kartu kuning yang diterima di leg pertama. Kehilangan duet dari Asyaraq Gufron, PSS masih memiliki stok pemain bertahan yang jarang diturunkan seperti Zamzani, Jodi Kustiawan, dan Rian Maizar. “Saya akan lihat siapa yang paling siap,” jelasnya.

Sementara untuk barisan penyerang, PSS kembali akan menurunkan trio mautnya, Rifal Lastori, Christian Gonzales dan Rangga Muslim. Rifal sempat dicadangkan di leg pertama dan posisinya di gantikan oleh Irkham Zamur Milla.

Menurut Seto, kedua wingernya tersebut memiliki tipe bermain berbeda. Namun, memilki kesamaan soal kecepatan. Pada laga nanti, besar kemungkinan Seto akan kembali memainkan Rifal sejak menit pertama. “Akan ada perubahan di barisan penyerang,” jelasnya.

Sementara itu laga bersejarah bagi kedua tim dipastikan akan menarik atusiasme para pendukung. Panitia pelaksana PSS Sleman menyediakan 30 ribu tiket. “Kami ingin mempersembahkan yang terbaik bagi publik Sleman. Kami harus menang untuk memastikan ke liga 1,” kata Kapten PSS Sleman Bagus Nirwanto. (bhn/din/by/mg3)