JOGJA – Secara resmi pelaksanaan pasar malam perayaan Sekaten (PMPS) 2018 selesai bersamaan dengan keluarnya Gunungan Maulud Rabu lalu (21/11). Tapi untuk wahana dan stan PMPS baru mulai dibongkar Senin (26/11) pagi.

Selama itu pula wahana di PMPS masih beroperasi seperti biasa. Termasuk saat malam hari. Meski hal itu dibantah oleh Forum Komunitas Kawasan Alun-alun Utara (FKKAU). Ketua FKKAU Deva Permana mengaku jeda waktu tersebut merupakan masa pembongkaran.

“Kan kalau pemasangan ada masa pasang. Nah kalau Sekaten sudah selesai ada masa pembongkaran juga,” ujarnya ketika dikonfirmasi Senin (26/11).

Dari pantauan, seharian kemarin (Senin) hampir semua wahana mulai dibongkar para pekerja. Deva mengatakan masa pembongkaran diberi waktu oleh Pemkot hingga Minggu (25/11). Tapi untuk pembongkaran, jelas dia, tidak bisa dilakukan tergesa-gesa. “Untuk pencopotan beberapa komponen kan lumayan rumit,” tuturnya.

Selain itu Deva juga mengaku sedang menunggu tranportasi untuk mengangkut kerangka wahana.

“Kan harus nunggu truk dulu mas, gak bisa kalau habis dicopot terus diangkut,” jelasnya.

Radar Jogja Senin (26/11) juga telah berusaha menghubungi Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Dinas Perdagangan Kota Jogja Evi Wahyuni melalui sambungan telpon. Tapi Ketua Tim Pemanfaaatan Lahan PMPS 2018 itu langsung menutup telepon. Beberapa kali Radar Jogja mencoba menghubungi kembali, namun panggilan telah dialihkan. (cr5/pra/zl/mg3)