SURABAYA – Kemauan dan kerja keras menjadi salah satu kunci bagi Hardo Wahyudi, mahasiswa Universitas Wijaya Putra (UWP) yang dinobatkan sebagai wisudawan favorit di acara Wisuda Program Sarjana ke 38, UWP Surabaya di Hotel Shangri-La Surabaya, Minggu (25/11). Dia berhasil mendapatkan penghargaan dari kampus atas berbagai prestasi yang sudah diraihnya selama ini.

Beberapa penghargaan tersebut diantaranya tiga kali memperoleh Hibah Program Kreativitas Mahasiswa dari Kemenristekdikti, kontestan dan presenter pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional ke-29 di Institut Pertanian Bogor pada tahun 2016 dan berhasil meraih juara favorit kategori presentasi ilmiah.

Juga sebagai finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Kemaritiman Tingkat Nasional bertema ”Teknologi Pengelolaan Garam” tahun 2018 yang diselenggarakan Universitas Hasanuddin, presenter pada seminar nasional pengabdian kepada masyarakat di Universitas Islam Madura pada tahun 2018, dan di tahun yang sama sebagai presenter pada ajang Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat dan CSR di Universitas Mataram.

”Prestasi ini tentu sangat kami syukuri. Semua tentu atas bimbingan dan arahan dari para dosen, juga doa dari orang tua sehingga saya bisa mendapatkan penghargaan ini,” kata Hardo, wisudawan dari Prodi Teknik Mesin ini.

Apalagi dia mendapat kesempatan untuk mendapatkan beasiswa 100 persen kuliah S2 di UWP. Tentu ini sangat disyukurinya.

Dosen pembimbing Hardo, Nurleila Jum’ati menjelaskan pihaknya selama ini terus memberikan pengarahan dan bimbingan kepada Hardo dan juga mahasiswa lainnya. Melihat potensinya yang bagus di bidanf penelitian, maka dia terus mengasah kemampuan mereka.

”Alhamdulillah, meskipun dia berasal dari Gunungkidul, tapi semangatnya untuk terus belajar dan meraih prestasi sangat tinggi,” tuturnya.

Ini tentu menjadi sebuah modal yang bagus untuk meraih prestasi. Tentu untuk bisa mendapatkan prestasi tersebut, tidak bisa tanpa perjuangan. Tak jarang terjadi perdebatan sengit agar mendapatkan hasil yang bagus.

Rektor UWP Surabaya Budi Endarto SH MHum menambahkan, pihaknya terus mengembangkan potensi mahasiswanya. Perkembangan zaman yang terus berubah, membuat UWP kini melakukan perencanaan serta upaya konstruktif untuk mewujudkan  diri sebagai agent of economic development. Hal ini terbukti dengan dihasilkannya berbagai kegiatan penelitian dosen yang telah dihilirisasi baik melalui komersialisasi maupun untuk menyelesaikan  permasalahan pada kelompok masyarakat tertentu.

”Kami ingin memberi solusi kepada masyarakat, terutama peningkatan dalam hal perekonomian,” tutur Budi.

Kemarin terpilih sebagai wisudawan terbaik adalah Rochima Wati, wisudawan Prodi Manajemen, dan wisudawan berprestasi adalah Nuraini Kusuma Andriyani, wisudawan Prodi Administrasi Publik. (*/ila)