GUNUNGKIDUL – Ada beberapa pesan penting yang disampaikan Bupati Gunungkidul Badingah saat melantik 30 kepala desa (kades) di Bangsal Sewokoprojo Senin (26/11). Orang nomor satu di Bumi Handayani itu meminta kades hasil pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 14 Oktober lalu inovatif dan kreatif.

”Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelas Badingah.
Badingah juga meminta kades mengoptimalkan dana desa untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Badingah juga berpesan agar masyarakat ikut aktif dalam perencanaan dan pembangunan desa.

”Campur tangan masyarakat dan pengawasan dari pemkab, dana desa nantinya akan bisa tersalur dan digunakan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” ucapnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Gunungkidul Sudjoko mengingatkan, seluruh kades terlantik menjaga integritas. Juga mengedepankan transparansi.

”Setelah dilantik, kades harus segera bekerja dengan maksimal,” pesannya.
Sementara itu, uforia kemenangan pilkades masih terasa. Kemarin dua warga Desa Hargosari menuntaskan nazarnya. Keduanya berjalan kaki dari Titik Nol Kilometer menuju Kecamatan Tanjungsari. Itu setelah calon kepala desa mereka terpilih.

Kakak beradik bernama Agung Nugraha dan Anton Susilo itu mengambil rute jalan utama. Yaitu, Titik Nol-Banguntapan-Patuk-Playen-Wonosari-Mulo-Hargosari, Tanjungsari.

”Berangkat hari Minggu 25 November pukul 12.00 sampai di Tanjungsari hari Senin 26 November sekitar pukul 06.20,” kata Andika Wardana, seorang warga Hargosari. (gun/zam/fj/mg3)