BANTUL- PS Tira hingga saat ini masih berada di peringkat ke-17 dengan nilai 36. The Young Warriors- julukan PS Tira masih menghuni zona merah alias zona degradasi. Namun, peluang PS Tira untuk terlepas dari zona degradasi belum benar-benar tertutup. Syaratnya, tiga pertandingan sisa PS Tira harus bisa dimaksimalkan agar melesat terlepas dari zona degradasi.

Upaya PS Tira lepas dari zona degradasi ini memang tidak mudah. Bahkan sangat berat Yang pertama, Manahati Lestusen dkk minimal haru bisa menyapu bersih tiga laga sisa dengan torehan tiga poin. Selain itu, The Young Warriors pun akan banyak bergantung dari hasil pertandingan tim lain.

Bayangkan, di tiga laga sisa, PS Tira akan masih akan berhadapan dengan tim-tim kuat, yakni PSMS Medan, Arema FC, dan Borneo FC. Dari tiga laga tersebut, satu laga akan digelar di Stadion Sultan Agung. Tambahan poin maksimal akan menjadikan nilai PS Tira 45. Nilai yang sama dengan peringkat ke-5 Liga 1 Indonesia yang kini ditempati Borneo FC.

Ya, persaingan untuk bisa lepas dari zona degradasi memang cukup ketat. PSMS Medan yang kini mengantongi poin 34 dan berada di dasar klasemen pun sebenarnya masih memiliki peluang untuk lepas dari zona degradasi. Sementara Sriwijaya FC yang berada satu strip di atas zona merah pun memiliki nilai yang sama dengan PS Tira. Itu artinya, perburuan ke zona aman masih akan ditentukan hingga akhir musim.

Pelatih PS Tira Nil Maizar menyayangkan kekalahan timnya atas Mitra Kukar Jumat (23/11). Meski belum menutup peluang PS Tira untuk bisa lepas dari zona degradasi, hasil tersebut membuat pemain harus bekerja keras di tiga laga sisa. ”Semoga di sisa laga kami bisa memaksimalkan dengan baik,” kata Nil Senin (26/11).

Nil menyebut akan melakukan pembenahan untuk persiapan menghadapi Arema FC di SSA Minggu (2/12) mendatang. Selanjutnya, mantan arsitek Semen Padang ini akan mempersiapkan dua laga tandang melawan PSMS Medan dan Borneo FC.

PS Tira kini benar-benar bisa fokus untuk lepas dari zona degradasi. Sebelumnya, PS Tira diganggu dengan jadwal 64 besar Piala Indonesia yang sejatinya dilangsungkan Rabu (28/11). Namun, dari keputusan operator Piala Indonesia, laga kedua tim akhirnya di undur 14 Desember mendatang. (bhn/din/fj/mg3)

(GRAFIS: ERWAN TRI CAHYO/RADAR JOGJA)