SLEMAN – Baik PSS Sleman maupun Kalteng Putra tidak punya waktu banyak untuk persiapan jelang leg 2 semifinal Liga 2 Indonesia yang akan digelar Rabu (28/11). Kedua tim, praktis hanya memiliki waktu persiapan selama dua hari saja sebelum laga yang akan dihelat di Stadion Maguwoharjo itu.

Skuad Super Elang Jawa- julukan PSS Sleman maupun Laskar Isen Mulang-julukan Kalteng Putra tiba di Jogjakarta dari Palangkaraya Senin (26/11). Dengan waktu yang cukup singkat, tim pelatih memilih memberikan waktu recovery bagi pemain ketimbang memberi porsi latihan.

Ya, baik PSS Sleman maupun Kalteng Putra hanya memiliki waktu latihan saat official training yang akan digelar di Stadion Maguwoharjo hari ini. Saat official training inilah kesempatan bagi kedua pelatih untuk mengasah kembali taktikal tim sebelum menjalani laga penentu meraih tiket Liga 1 Indonesia.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara berharap para pemainnnya bisa segera fit saat pertandingan nanti. Diakui Seto, leg pertama menjadi laga yang cukup berat dan menguras cukup tenaga. Seperti diketahui kondisi lapangan di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya saat laga Minggu (25/11) tergenang. Cristian Gonzales dkk harus bermain dengan tenaga ekstra. “Harapannya saya, dengan waktu dua hari bisa mengembalikan kebugaraan mereka,” kata Seto.

Kala itu, melihat kondisi lapangan yang tidak kondusif, tampaknya Seto pun cukup berani mengambil keputusan untuk tetap memainkan skuad terbaiknya. Praktis hanya nama Rifal Lastori saja diparkir di bench dan digantikan oleh Irkham Milla. Bahkan, striker gaek Christian Gonzales pun bermain hingga 90 menit.

WANI RAGAT: Suporter PSS Sleman dengan setia memberikan dukungan langsung ke Palangkaraya. (AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

Menjamu Kalteng Putra di kandang sendiri, PSS Sleman justru harus lebih mewaspadai motivasi lebih lawannya. Tak hanya itu, anak asuh Kas Hartadi juga akan tampil dengan skuad yang lebih komplet. Salah satunya dengan kehadiran striker Kushendya Hari Yudo yang sebelumnya absen.

Seto menilai, ketidak hadiran Yudo di leg pertama cukup terlihat dari serangan Kalteng Putra. Maka dari itu, kahadiran striker berdarah Malang, Jawa Timur ini harus diantisipasi khusus oleh para pemainnnya. Seto menilai, Yudo striker tajam. Kembalinya Yudo memang menjadi ancaman bagi timnya. “Namun Kalteng bukan Cuma Yudo semata. Karena di Maguwo nanti mereka berusaha sekuad tenaga untuk bisa menang,” jelasnya.

Begitu juga dengan pelatih Kalteng Putra Kas Hartadi. Dia menegaskan timnya tak memiliki waktu banyak untuk mempersiapkan laga semifinal. ”Hari ini (Senin, Red) kami harus terbang ke Sleman. Kami tidak punya waktu latihan. Yang kami fokuskan recovery fisik pemain,” jelasnya.

Kas Hartadi pun dipusingkan dengan absennya pemain berpengalaman Firman Utina. Dia memastikan mantan pemain timnas Indonesia itu akan absen di leg ke-2. ”Sepertinya agak parah cederanya,” jelasnya.

Meski kehilangan Firman, setidaknya Kalteng Putra bisa bernapas lega dengan kembalinya Yudo di leg kedua nanti. Yudo yang sebelumnya absen akibat akumulasi kartu dipastikan akan menjadi bagian dari trisula penyerang Laskar Isen Mulang. Kehadiran Yudo diharapkan bisa berbuat banyak bagi timnya. Sebab dia memastikan timnya belum habis. “Kami masih bisa meraih kemenangan di Sleman,” tegasnya. (bhn/din/fj/mg3)