Anggota Komisi D DPRD DIY Nurjanah kembali mengajak generasi muda berpikir menjadi wirausaha. Ajakan itu disampaikan karena wirausaha merupakan orang yang kreatif. Sekaligus mampu menciptakan peluang kerja. “Setidak-tidaknya untuk dirinya sendiri,” ujar Nurjanah di Gedung Serbaguna Asrama Bogani Kampung Ratmakan, Gondomanan, Yogyakarta pada Jumat (23/11).

Untuk mendorong anak muda menjadi wirausaha, Nurjanah menilai pelatihan Kepribadian Generasi Muda Socioentrepeneur yang diinisiasi Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY layak mendapatkan apresiasi.

Sebab, pelatihan itu bukan sekadar kegiatan biasa. Narasumber yang dihadirkan antara lain para praktisi dunia usaha. Khususnya anak-anak muda yang berhasil menekuni usaha. Termasuk mereka yang sukses menjalani bisnis via online. “Usaha online sekarang sedang menjadi tren di era digital ini,” ungkap Nurjanah.

Kepada peserta pelatihan, wakil rakyat dari Dapil Kota Yogyakarta itu berharap bisa menimba banyak ilmu. Juga pengalaman dari narasumber. Adapun narasumber yang tampil adalah Akbar Aulia dari PT ABI. Perusahaan ini aktif dalam usaha retail online.
Akbar dalam paparannya menyebutkan, usaha via online tidak dapat dielakkan. Banyak contoh orang berhasil mengembangkan usaha online. “Bagi yang sudah punya usaha offline bisa dikombinasi dengan memasarkan melalui online,” ungkap Akbar.

Dalam catatannya banyak unit usaha online yang berkembang. Dari sekian banyak itu, urutan pertama diduduki usaha fesyen. Disusul kemudian kosmetik. “Usaha fesyen paling laris. Banyak dibutuhkan orang,” tuturnya.

Maraknya kebutuhan fesyen itu karena orang dewasa ini tidak dapat dilepaskan dari mode. Apalagi kaum perempuan. Fesyen dewasa ini perkembangannya sangat cepat dan dinamis. Dengan begitu, wajar jika kebutuhan fesyen menempati urutan pertama.”Paling laris,” bebernya. Sedangkan kosmetik belakangan tidak hanya diperlukan kaum hawa. Namun kaum adam juga banyak yang menggunakannya. “Teman saya, laki-laki juga ada yang memakai blush on (pemerah pipi, Red),” ucap Akbar sambil tertawa.

Lebih jauh dikatakan, setiap pelaku usaha yang sebagian atau seluruh aktivitas bisnisnya dilakukan melalui internet, dapat disebut menjalankan bisnis online. Aktivitas bisnis online banyak jenisnya. “Artinya, semua orang bisa saja memulai bisnis online,” katanya.

Bisnis online ini bisa diwujudkan dalam berbagai jenis tampilan di internet. Antara lain berbentuk website, toko online atau marketplace, blog dan akun sosial media.

Ditambahkan, ada beberapa manfaat dari bisnis online. Di antaranya, hemat biaya sewa tempat dan karyawan. Produknya fleksibel serta bisa banyak macam. “Kapan dan di mana saja dapat diakses lewat internet,” terangnya. (kus/er/mg3)