SLEMAN – Setelah persapan panjang, tim basket Bank BPD DIY Bima Perkasa siap mengarungi musim IBL 2018/2019. Tahun ini, tim yang sudah tiga tahun menetap di Jogja itu menargetkan lolos ke babak playoff.

Keseriusan Bank BPD Bima Perkasa Jogja dalam mengarungi musim ini ditunjukkan dengan sejumlah rekrutan. Dua pemain asing Le Shaun Murphy dan David Tanner Atkinson langsung diimpor dari USA.

Tidak hanya itu, center asal Garuda Bandung, Galank Gunawan pun menjadi pemain pertama yang didatangkan. Setelah Galank, poin guard Bogor Siliwangi, Azzaryan Pradhitya juga menjadi bagian dari skuad asuhan Raoul Miguel Hadinoto.

Presiden Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja Edy Wibowo menegaskan berbekal pemain-pemain musim sebelumnya dan pemain baru yang merapat dengan amunisi baru, menjadi acuan bagi tim ini untuk lolos playoff IBL musim ini.

Namun, sambungnya, target tersebut tidaklah mutlak harus diraih. Mengingat, usia tim masih begitu muda, yakni dua tahun. “Ibarat manusia, tim ini masih bayi. Yang terpenting kami kuat di papan tengah dulu,” jelas Edy di GOR Klebengan Jumat (23/11).

Pelatih Raoul menegaskan dengan persiapan yang lebih matang dari sebelumnya, diharapkan tahun ini lebih meningkat. Dijelaskan untuk bisa ke playoff, yang terpenting tim bisa memenangi pertandingan tiap pertandingan. “Kami step by step. Fokus kami pada setiap pertandingan dengan game plan yang baik dulu,” kata Raoul.

Musim ini, tim akan mengedepankan pemain lokal. Dua pemain asing yang ada, juga pelengkap dari skuad yang telah dipersiapkan. “Kami tidak mau hanya bergantung pada pemain asing saja, seperti musi lalu,” jelasnya.

Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja akan mengawali laga IBL melawan Bogor Siliwangi di Semarang Jumat (30/11). Di Semarang, Yanuar Dwi Prismono dkk akan menghadapi Satya Wacana Salatiga dan Garudan Bandung. (bhn/din/by/mg3)