JOGJA – Disruptive Era, sangat menantang, sekaligus menawarkan pe luang besar. Atas dasar hal itu, Lembaga Kerja Sama UMY menginisiasi suatu ajang untuk saling tukar pengalaman, pengetahuan, berdiskusi, dan berkolaborasi mengenai produk, karya maupun jasa inovatif yang dimiliki civitas akademika UMY, sehingga nantinya dapat bersinergi dengan pemerintah daerah.

Kepala Lembaga Kerjasama UMY, Eko Priyo Purnomo, M.Sc., M.Res., Ph.D. mengatakan, sedikitnya ada 15 produk dan jasa milik UMY ditampilkan dalam kegiatan Government Gathering yang baru pertama kali digelar itu.

”Sebagaimana tema yang kami ambil untuk kegiatan ini, yakni ”Strategi inovatif dan Kreatif Pemerintah dalam Menghadapi Era Disruptif”. Maka dalam kesempatan ini, kami tampilkan 15 produk, yang kesemuanya merupakan hasil inovasi dan kreativitas UMY,” kata Eko di sela acara 1st Government Gathering di Asri Medical Centre (AMC), Selasa (20/11).

Lima belas produk tersebut, merupakan inovasi dan hasil kreasi dari masing-masing program studi (Prodi) di UMY. Diantaran ya, Prodi Farmasi, Prodi Agribisnis, Prodi Agroteknologi, Prodi Akuntansi, Prodi Teknik Mesin.

Juga dari, Jusuf Kalla School of Government (JKSG) Ilmu Pemerintahan/ Megister Ilmu Pemerintahan, Prodi Teknik Sipil, Language Training Center (LTC), Pusat Studi Fakultas Hukum, LP3M Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat, Megis ter Keperawatan, dan Prodi Manaje men. (jko/mg3)