Pelatihan Socioentrepreneur yang diinisiasi Balai Pemuda dan Olaharaga (BPO) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menawarkan upaya bisnis melalui online. Di era digital ini, bisnis online dinilai prospek yang lumayan bagus.

“Mulailah dengan mencoba,” ujar Anggota Komisi D DPRD DIY Nandar Winoro di depan ratusan peserta pelatihan Sosioentrepreneur di Balai Desa Trihanggo, Gamping, Sleman Kamis (22/11).

Nandar yang berlatar belakang pengusaha itu mengajak peserta tidak ragu-ragu memulai usaha. Mereka juga diminta tidak khawatir mengalami kegagalan. “Usaha itu risikonya hanya gagal. Ingatlah kegagalan hanya bagian dari sukses yang tertunda,” ungkap politikus asal Sidomoyo, Godean ini.

Lewat pelatihan Socioentrepreneur diharapkan menginspirasi anak muda. Terutama inspirasi menjadi wirausaha. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah mendorong lahirnya anak-anak muda yang bersedia membuka usaha secara mandiri. Bisnis online merupakan alternatif yang bisa ditekuni.

Ganes Noviandra dari PT ABI yang bergerak di retail online mengatakan peluang berusaha via online sangat terbuka luas. Di antarannya melalui videografi dan blog. “Silakan bergabung dengan kami, gratis,” ajaknya. Ganes merasa senang bila peserta segera bergabung. Menurut dia, tidak ada kata terlambat memulai sebuah usaha.

Kepala BPO Disdikpora DIY Edy Wahyudi mengatakan, pelatihan Socioentrepreneur itu sengaja mendatangkan narasumber dari berbagai lintas profesi. Ada anggota dewan, tokoh masyarakat, birokrat dan para praktisi dunia usaha.

“Tujuannya bisa menginspirasi sekaligus menyemangati anak-anak muda tertarik menjadi entrepreneur,” kata Edy.

Ditambahkan, sebuah negara akan maju jika lahir banyak entrepreneur muda. Karena itu, instansinya konsen dan serius mengajak anak muda menjadi pengusaha. (kus/zl/mg3)