Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY terus mendorong masyarakat gemar membaca. Kali ini mendorong masyarakat Kecamaran Bambanglipuro, Bantul mengembangkan minat baca melalui pesan WhatsApp (WA).

“Kebiasaan ibu-ibu membaca WA tidak sampai habis. Padahal kalau mau membaca sampai bawah, setidaknya bisa menumbuhkan minat baca,” ungkap Kepala DPAD DIY Monika Nur Lastiyani di sela Road Show Minat Baca di Pendopo Dusun Ngajaran, Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul, Rabu (22/11).

Hal lain yang bisa dilakukan, kata dia, dengan membacakan anak-anak dongeng ketika hendak tidur. Atau bisa dengan memulai membaca buku-buku favorit. “Buku panduan memasak mungkin,” katanya.

Monika menegaskan, membaca bisa membuka cakrawala berpikir. Menambah ilmu pengetahuan. Wawasan lebih luas. Manfaatnya, masyarakat bisa mengembangkan berbagai kreasi dan inovasi. “Apalagi kalau diimbangi pemanfaatan teknologi, pasti lebih bagus lagi hasilnya,” sambutnya optimistis.

Sekretaris Komisi D DPRD DIY Suwardi mengapresiasi langkah BPAD DIY untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurut dia, kegiatan ini sangat penting. “Saya prihatin kondisi minat baca masyarakat saat ini masih minimal,” katanya.

Guna menggugah minat baca masyarakat lebih baik, Suwardi mendorong agar perpustakaan desa bisa dimaksimalkan. Baik penyediaan referensi maupun infrastrukturnya. “Rencananya, akan dibuat perpustakaan keliling. Biar masyarakat punya ketertarikan,” tegasnya.

Suwardi menegaskan membaca bagian dari kebutuhan. Masyarakat setidaknya mau memulai lewat diri sendiri. Barulah kemudian mengajak keluarga dan sanak saudara. Hingga ke lingkungan sekitar. “Kesuksesan juga tidak lepas dari dukungan keluarga,” jelasnya. (ega/kus/zl/mg3)