Di babak penyisihan Liga 2, PSS Sleman vs Kalteng Putra pernah dua kali bertemu. Pertama, Super Elang Jawa kalah 0-1 saat melawat ke Stadion Tuah Pahoe, kandang Kalteng Putra, Sabtu (10/7) silam. Gol semata wayang tuan rumah lahir dari titik putih melalui kaki Taufik Kasrun.

Kala itu, Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara mengatakan kekalahan atas timnya lebih dikarenakan faktor nonteknis. Permainan sangat tidak enak dinikmati karena wasit kerap kali menghentikan pertandingan.

Pertemuan kedua terjadi di Stadion Maguwoharjo kandang PSS Sleman Selasa (25/9). Di laga ini, gantian PSS Sleman yang menang tipis 1-0 atas Laskar Isen Mulang-julukan Kalteng Putra lewat gol Cristian Gonzales.

Nah, kedua tim kembali bentrok di semifinal Liga 2. Kesempatan pertama, PSS akan melawat ke Palangkaraya, Minggu (25/11). Sedangkan pertemuan kedua, gantian PSS menjamu Kalteng Putra di Stadion Maguwoharjo, Rabu (28/11). Nah, pertemuan di semifinal ini merupakan tantangan yang berat bagi Super Elang Jawa- julukan PSS Sleman.

Asisten Pelatih Kalteng Putra Bambang Sumantri menjelaskan, kesempatan sebagai laga home akan dimaksimalkan untuk memburu gol sebanyak-banyaknya. Namun dia juga tetap waspada dengan perubahan di kubu PSS Sleman. Dia menilai selain pemain, taktik bermain juga banyak yang berubah.”Saya yakin anak-anak mempunyai semangat tinggi,’’ jelasnya.

Berkaitan dengan kondisi nonteknis ataupun isu yang beredar Kalteng Putra dan Semen Padang lolos karena pertandingan kontroversial antara PSMP Mojokerto kontra Aceh United, dia menanggapi dengan santai meskipun banyak cibiran-cibiran netizen.

“Biarkan masyarakat yang menilai,” tegasnya. Sebab masih ada laga selanjutnya yang lebih penting. Yakni mewujudkan ambisi lolos ke liga 1. (bhn/din/fj/mg3)