KULONPROGO – Peringatan untuk tidak mandi di laut sudah berulang kali disuarakan tim SAR Pantai Glagah. Tapi tetap saja ada pengunjung yang membandel. Akibatnya salah seorang pengunjung Novia Rebecka, 20, warga Bangko Jambi tewas terseret ombak Rabu (20/11) sekitar pukul 10.30.

Kapolsek Temon Kompol Setyo Hery Purnomo mengungkapkan, korban adalah seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Semarang. Korban datang ke pantai Glagah bersama 17 temannya untuk berwisata.

Rombongan datang menggunakan tiga mobil pribadi. Sebelum kejadian, korban bersama teman-temannya bermain air di tepi pantai. Tanpa disadari korban bermain semakin ke tengah.

Rekan korban bernama Jeremi Karisma Mezalinri sempat melihat korban semakin ke tengah terseret ombak. “Dia sempat meminta pertolongan teman lainnya dan tim SAR Pantai Glagah,” kata Hery.

Menurut dia, setelah mendapat informasi tersebut, tim SAR melakukan penyelamatan. Korban berhasil dievakuasi dari tengah laut ke daratan. Sampai di pantai sempat dilakukan upaya pertolongan dengan memberi nafas buatan.

“Karena kondisinya sudah kritis korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Rizki Amalia Temon. Namun nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dalam perjalanan,” jelasnya.

Hery mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk lebih berhati-hati saat berlibur ke Pantai Glagah maupun pantai selatan Kulonprogo lainnya. “Patuhi imbauan dan larangan yang terpasang, jangan mandi di laut karena sangat berbahaya,” tegasnya. (tom/pra/by/mg3)