JOGJA – Katana atau kelurahan tangguh bencana di Jogjakarta memiliki komitmen untuk membantu pendidikan kebencanaan bagi masyarakat.  Ketua Komisi A DPRD DIJ dari fraksi PDI Perjuangan Eko Suwanto menegaskan hal ini saat berdialog dengan pengurus kelurahan tangguh bencana di Jogjakarta, Rabu malam (21/11).

”Pesan penting bagi masyarakat, siap hadapi bencana.  Ikuti seluruh panduan yang disampaikan pemerintah, serta instansi yang terkait seperti BPBD dan BMKG,” kata Eko yang juga maju kembali menjadi caleg DPRD DIJ dapil Kota Jogjakarta.

Pada 2019, ada 25 desa dan kelurahan tangguh bencana yang akan dibangun Pemprov DIJ dan pemerintah daerah se-DIJ. Forum penanggulangan risiko bencana sudah terbentuk dan secara rutin akan ada forum pertemuan untuk berkomunikasi.

”Kami juga siapkan fasilitasi pelatihan pemanfaatan TIK untuk penanggulangan bencana.  Targetnya ada peningkatan pelayanan publik yang lebih baik bagi DIJ,  termasuk untuk fasilitas komunikasi guna pemanfaatan TIK,” kata politikus muda PDI Perjuangan Eko Suwanto.

Ketua Forum Komunikasi Katana Jogjakarta Ernanto Raharjo menyatakan, kini ada 525 anggota di Jogjakarta yang siap siaga. Melalui dialog ini, dia berharap agar pelatihan ke depan dilaksanakan lebih cepat agar forum Katana bisa saling bersinergi menghadapi bencana.

”Pada 2019, berharap, BPBD DIJ selalu mendampingi Katana dan Destana. Agar masyarakat bisa tangguh dan siaga bencana hadapi,” kata Ernanto. (kus/ila)