JOGJA – Sebanyak 10 kepala daerah di Indonesia akan menjadi pembicara dalam Government Gathering yang akan diadakan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kegiatan diskusi dan dialog tersebut dilaksanakan, di Asri Medical Center (ACM) Jalan HOS Cokroaminoto, Jogja hari ini (20/11).

Wakil Rektor UMY Bidang Kerja Sama dan Internasional Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc mengatakan, kerjasama antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi merupakan isu penting saat ini. “Sebab peran keduanya, dapat menentukan pertumbuhan perekonomian lokal dan nasional,” ujarnya Senin(19/11).

Melalui kegiatan tersebut, UMY berharap dapat terjalin sinergi diantara kedua pihak. Sehingga membawa dampak yang positif. Menurut dia era revolusi industri 4.0 berdampak luas terhadap kondisi sosial, ekonomi dan budaya dunia. Pemerintah daerah dituntut terus melakukan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat.

“Di sisi lain, perguruan tinggi seperti UMY perlu ajang berbagi pengalaman, pengetahuan dan kolaborasi mengenai produk yang dapat diaplikasikan. Dari situlah diharapkan ada sinergi dan kerjasama yang dapat menguntungkan semua pihak,” jelasnya.

Kepala Lembaga Kerjasama dan Urusan Internasional UMY Eko Priyo Purnomo, M.Res., Ph. D mengatakan, Government Gathering tersebut nantinya akan banyak forum diskusi dan dialog bersama antara UMY dengan mitra dari pemerintah yang terjalin selama ini. Tema dalam diskusi tersebut adalah Strategi Inovatif dan Kreatif Pemerintah dalam Menghadapi Era Disruptif.

Dari forum tersebut diharapkan ada komitmen bersama untuk kesepahaman dan kerjasama antara kedua pihak baik UMY maupun pemerintah daerah. Eko mengatakan, beberapa kepala daerah seperti Pacitan, Pinrang, Sorong dan Pemalang akan hadir. Sedangkan daerah lain akan mengirimkan wakilnya mengikuti pertemuan tersebut.

Sedangkan dari UMY, turut hadir beberapa pimpinan UMY, kepala prodi dan dosen-dosen. Menurut dia, dari perwakilan pemda hadir, tentunya akan menjelaskan potensi daerahnya yang dipunyai. Spesifikasi pasti akan berbeda. Karena itu perlu tekhnologi dan pengetahuan dan keahlian untuk mengembangkan itu.

“UMY menawarkan, karena memiliki ilmu, pengetahuan dan keahlian dan sumberdaya yang dapat mendorong potensi daerah bisa lebih dimaksimalkan. Dipastikan 10 pemda akan hadir. Dari UMY ada 18 stand dan 38 prodi. Termasuk kreativitas mahasiswa akan menampilkan produk mereka,” tuturnya.

Acara tersebut akan diisi dialog lebih intens yang regular, selain terjadi kesepahaman bahwa UMY dan mitra akan saling membutuhkan. “Maka akan ada kesepakatan kerjasama yang ditandatangani. Ada sinergitas yang bisa dibangun antara UMY dan pemerintah daerah,” paparnya. (sce/riz/pra)