SLEMAN – Ada berbagai cara untuk bisa menikmati keindahan alam yang ada di Jogjakarta. Salah satunya yakni melalui kemah. Tak hanya itu, bersepeda ternyata bisa menjadi kegiatan alternatif untuk bisa merasakan pengalaman tersebut. Bikecamp misalnya, merupakan salah satu cara untuk bersepeda sembari kemah.

Dalam rangka HUT ke-72, Kelurahan Condongcatur melakukan serangkaian kegiatan. Termasuk salah satunya yaitu Bikecamp. Bikecamp yang didakan selama dua hari yakni 17-18 November tersebut menjelajahi jalur Gunung Merapi di wilayah Kalitalang, Balerante, Kabupaten Klaten.

Tak hanya sebagai wujud mengagumi keindahan alam, kegiatan itu juga merupakan bentuk silaturami para pesepeda. Salah satu rangkaian dari acara Condongcatur Art Festival #3 (CCAF) itu diikuti oleh kurang lebih 28 komunitas sepeda. Di antaranya yakni FEDJO, Wesi Aji, Gowes Guyub Rukun (G2R), SGICC, dan lain-lain.

”Total peserta kurang lebih 105 orang. Karena ada yang membawa anak dan istri untuk ikut nge-camp,” ujar Sekretaris II CCAF Wasana.

Para peserta Bikecamp juga diajak untuk peduli lingkungan. Itu diwujudkan melalui penyerahan bibit tanaman kepada warga Balerante.

Wasana menambahkan, kegiatan Bikecamp tersebut cukup unik dan menantang. Para goweser diharuskan membawa perlengkapan berkemah seperti tenda, pakaian, makanan, kantung tidur, dan perlengkapan lain. Perlengkapan tersebut dibawa dengan tas pannier yang menggantung di belakang sepeda. “Ini menantang karena kayuhan sepeda para peserta juga berat. Terlebih dengan jalur menanjak,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan Bikecamp tersebut juga turut diikuti oleh beberapa perangkat Desa Condongcatur. Lebih dari itu, semua komunitas yang berpartisipasi dalam Bikecamp pun diberi sertifikat oleh Pemdes Condongcatur.

Kades Condongcatur Reno Candra Sangaji mengatakan kegiatan Bikecamp berjalan dengan lancar. ”Alhamdulillah tidak ada kendala selama perjalanan pulang pergi 60 kilometer,” ucap Reno.

Memulai perjalanan dari Balai Desa Condongcatur, perjalanan berakhir di Kalitalang. ”Kami bisa melaksanakan Salat Magrib, Isya, lalu mengadakan api anggun, dan sarasehan bersama teman-teman goweser,” katanya.

Lebih lanjut Reno mengungkapkan, Pemdes Condongcatur berusaha menjadi pelopor kerja sama antara pemerintah dengan komunitas goweser. Dia berharap kegiatan Bikecamp bisa turut menyehatkan masyarakat. Oleh sebab itu, Pemdes Condongcatur juga merangkul BNN (Badan Narkotika Nasional). Kerja sama tersebut dalam rangka menggalakan kampanye anti narkoba kepada masyarakat. Mobil BNN bahkan ikut mengawal perjalanan dari start hingga finish. (cr9/ila)