JOGJA – Komisi A merekomendasikan agar seleksi JPT (jabatan pimpinan tinggi) pratama di lingkungan Pemprov DIJ dilaksanakan jujur terbuka.

Ketua Komisi A DPRD DIJ dari Fraksi PDI Perjuangan dapil Kota Jogjakarta  Eko Suwanto menyampaikan hal ini dalam rapat bersama  Sekretaris Daerah DIJ Gatot Saptadi, Kepala BKD dan Jajaran Badiklat saat membahas soal seleksi pejabat dan CPNS Pemda DIJ.

“Kami ajak masyarakat bisa awasi seleksi JPT dan CPNS, jika menemukan masalah segera mengadukan ke DPRD agar bisa ditindaklanjuti,” kata politikus muda PDI Perjuangan.

Sejumlah rekomendasi yang lain di antaranya adalah jika nanti dalam proses,  formasi yang belum terisi oleh peserta tes CPNS,  pemda DIJ segera bisa konsultasikan ke pusat terkait kebijakan yang diambil.

Mengenai seleksi CPNS, Pemprov DIJ diharapkan ikuti perkembangan seksama dari Pemerintah terutama soal sistem ranking yang ada.  Komisi A DPRD DIJ berharap, secara khusus setelah Januari 2019 dengan dilantiknya JPT  pemda DIJ bisa lari kencang kerja keras untuk wujudkan pelayanan publik yang prima dan raih kesejahteraan rakyat.

”Kami menegaskan lagi, komitmen kebijakan dan anggaran untuk peningkatan kualitas PNS dengan beasiswa bisa terus dijalankan agar kualitas SDM pemda DIJ bisa meningkat,” kata Eko Suwanto, anggota fraksi PDI Perjuangan dapil Kota Jogjakarta di DPRD DIJ.

Seperti diketahui,  pemda DIJ mengajukan pengisian 1300 kursi CPNS yang dibutuhkan,  namun hanya 766 yang disetujui oleh pemerintah pusat. Di dalam raker Komisi A DIJ bersama Sekretaris Daerah DIJ, banyak disorot agar dalam pengisian JPT,  tidak dilakukan bongkar pasang semata dan memperhatikan upaya peningkatan kualitas.

Termasuk terkait dengan pengisian kepala sekolah,  agar bisa didorong untuk dijabat oleh sosok yang bisa memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas pendidikan DIJ.

“Catatan khusus, ke depan pemda DIJ agar memantau agar perilaku PNS agar tidak terpapar radikalisme dan paham terorisme. Ada beberapa laporan yang masuk dan membutuhkan perhatian,  soal ini, ” kata Eko Suwanto. (kus/ila)