MUNGKID – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H yang jatuh 20 November kemarin, menjadi lebih bermakna bagi lima pondok pesantren di Magelang dan sekitarnya. Mereka mendapat bantuan bus sekolah atau bus pondok pesantren dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Penyerahan bantuan dilakukan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiadi didampingi anggota Komisi V DPR RI Sudjadi, di Ponpes Darussalam Watucongol, Gunungpring, Muntilan, Kabupaten Magelang, kemarin.

“Mari pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H ini kita bersyukur karena perjuangan untuk memberikan bantuan lima bus untuk ponpes terwujud. Pihak ponpes juga wajib bersyukur karena tanpa dinyana dapat bantuan bus yang nilainya mencapai Rp 750 juta per buah ini. Mari kita juga berdoa semoga tidak berhenti di sini, karena masih banyak ponpes yang membutuhkan,” kata Sudjadi.

Ia mengingatkan, pihaknya akan terus berjuang agar ke depan ponpes-ponpes yang ada di Magelang dan sekitarnya tidak hanya dibantu bus sekolah. Tetapi juga dibantu pembangunan rumah susun sederhana, yang bisa dimanfaatkan untuk menampung para santri. Termasuk membuat jalan-jalan lebih mulus, sehingga memperlancar perekonomian.

“Kami akan bantu rusun sederhana, rencana Pebruari ini sudah bisa ground breaking. Khusus untuk Magelang, kita juga sudah bantu beberapa jembatan. Jumlahnya sudah mencapai sembilan buah dalam dua tahun ini,” tuturnya.

Bupati Magelang Zaenal Arifin yang didampingi Pj Sekda Endra Wacana dan jajarannya, mengapresiasi pemberian itu. Menurutnya, pemberian bantuan merupakan perwujudan Nawacita Presiden Joko Widodo berupa pendidikan karakter. Di mana ponpes memiliki peran yang kuat untuk pendidikan karakter secara informal.

“Semoga bantuan ini bisa meningkatkan mutu pendidikan. Kami juga ingin membangun jalan-jalan utama yang bisa menunjang kawasan Candi borobudur dari Jogja. Mohon kami dibantu penerangan jalan umum (PJU) dari Tempel ke Borobudur,” ujarnya.

Budi berharap bantuan itu bisa dimaksimalkan. Soal PJU, pihaknya akan segera mewujudkannya pada tahun anggaran 2019. Termasuk PJU untuk jalan-jalan seputar Balkondes yang ada di Kecamatan Borobudur.

“Semoga jalan ke borobudur tidak gelap lagi, karena sudah ada PJU tahun depan. Tolong Pak Bupati dan para kades agar bisa berdoa dan mengawal, sehingga November ini bisa dilelang dan Januari sudah bisa dilaksanakan. Untuk bantuan bus ini, kami minta untuk dirawat. Terutama perawatan rutinnya,” pinta Budi.

Lima ponpes yang menerima bantuan adalah Ponpes Darussalam Timur Watucongol; Ponpes Nida’ Al Quran Paladran, Tegalsari, Kedu, Temanggung; dan Ponpes Sirojurrokhim Pingit, Pringsurat, Temanggung. Kemudian Ponpes Nurul Huda Andong, Gogik, Girirejo, Ngablak, Kabupaten Magelang, dan Ponpes Nuril Anwar Maron, Loano, Purworejo.

“Untuk merawat bus bantuan, tentu butuh dana. Biasanya yang boros adalah kampas kopling dan kampas rem, juga ban. Bagaimana mau ngurusi ban dan kampas, wong ponpes saja belum jadi? Tetapi insya Allah kami akan merawatnya,” kata Pimpinan Ponpes Darussalam Timur Watucongol KH Agus Aly Qoishor Ahmad Abdul Haq selaku tuan rumah, sembari tersenyum.

Hal senada juga dikemukakan Pimpinan Ponpes Nida’ Alquran Paladran KH Hasyim Afandi. “Insya Allah akan kami rawat. Karena ini baru, ya empat tahun bakal hanya ganti oli,” tandas Hasyim. (dem/laz/by/mg3)