JOGJA – Kabar baik datang dari Pekan olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) Basket wilayah III yang digelar di Surakarta selama sepekan,9-12 November 2018. Tim basket putra DIJ meraih medali emas setelah menang tipis , 80-78 atas Jawa Tengah.

“Alhamdulilah tim putra dapat juara, mereka tampil luar biasa dan diluar ekspektasi. Kemenangan ini juga atas bantuan semua pihak, terutama Dewanta Aji (assistant coach) yang selalu memberikan masukan dan membantu saya membawa tim ini,” cerita Aryo baru-baru.

Perjuangan tim basket putra DIJ tak mudah. Bahkan banyak pihak menjagokan Jateng menjadi juara. Menurut Aryo hal ini dikarenakan size tubuh pemain Jateng yang lebih tinggi dan merata ketimbang tim DIJ.

“Jateng diprediksi bakal dominan di Popwil, wajar, mereka memang berisi pemain dengan size lebih tinggi dan merata. Meski begitu hari ini semua anggapan itu terpatahkan. Kami tim DIJ menang karena solid. Offense menggunakan otak dan defense pakai hati,” terangnya.

Aryo tak dapat menutupi kegembiraannya. Terlebih karena hari ini anak asuhnya bermain begitu luar biasa. Mereka bertahan dengan baik, namun tetap efektif saat menyerang.

“Kami sering bikin shock therapy saat defense. Anak-anak saya instruksikan untuk sesekali melakukan full court man to man defense. Tujuannya agar merusak fokus tim Jateng, dan membuat mereka tidak pernah nyaman dilapangan karena dibuat was-was dengan pertahanan kami,” kata Aryo.

Bicara offense, tim DIJ sering unggul karena permainan tiga angka. Tercatat DIJ mencetak sembilan angka. Poin terbanyak tim DIJ dicetak oleh Christian Octavico dengan total 20 poin.

Sedangkan tim putri DIJ harus mengakui keunggulan tim putri Jateng dengan skor 47-29. Meski kalah baik tim putra dan putri berhak lolos ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional yang akan dihelat pertengahan 2019. (ata/ila)