KULONPROGO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo merealisasikan program Kampung Terang. Sebanyak 91 lokasi ditetapkan sebagai prioritas pemasangan Lampu Penerangan Jalan Lingkungan (LPJL). Dua kecamatan telah menikmati program ini, yakni Pengasih dan Wates.

“Program ini berjalan sejak pertengahan Oktober 2018. Di Pengasih sudah diterapkan di Desa Sidomulyo dan Tawangsari. Sementara di Wates diterapkan di Puri Asri Wates dan Dusun Bendungan Kidul,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penerangan Jalan Umum (PJU) Dishub Kulonprogo, Iswanta Minggu (18/11).

Masyarakat bisa aktif mengajukan bantuan ke jawatannya. Sosialisasi dengan mengundang camat se-Kulonprogo telah dilakukan Dishub.

“Program ini agar masyarakat bisa menikmati sisa daya dari lampu penerangan jalan umum (LPJU). Masyarakat tidak akan menerima tagihan listrik LPJL. Tagihannya include dengan rekening LPJU yang dibayarkan Dishub Kulonprogo,” kata Iswanta.

Tercatat 91 lokasi ada di seluruh kecamatan. ‘’Jumlah lokasi kemungkinan bisa bertambah,” kata Iswanta.

Menurut dia, masyarakat perlu membentuk panitia pembangunan LPJL. Lalu menyediakan instalasi penunjang LPJL secara swadaya seperti tiang, lampu dan kabel. Kemudian mengajukan permohonan ke Dishub.

“Jika sudah siap, kami akan melakukan survei lokasi. Memastikan LPJL yang dipasang masyarakat memenuhi standar. Survei untuk menghindari penyalahgunaan,” ujar Iswanta.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kulonprogo, Riyadi Sunarto mengatakan realisasi Kampung Terang penting. Dengan lingkungan terang bisa mereduksi kriminalitas. “Selain itu, juga untuk menekan angka kecelakan di jalan-jalan yang tidak ter-cover LPJU,” katanya. (tom/iwa/by/mg3)