FORUM Pemantau Independen Pakta Integritas (Forpi) Kota Jogja turut angkat bicara terkait insiden bianglala PMPS 2018. “Kami sangat prihatin atas kejadian itu,” ungkap Anggota Forpi Kota Jogja Bidang Pemantauan dan Investigasi Baharuddin Kamba Minggu (18/11).

Kamba menuding adanya keteledoran oleh penyelenggara PMPS. Karena tak memerhatikan sertifikasi keamanan wahana permainan. Meski tak ada korban jiwa dalam insiden itu. Meski peristiwa itu juga kali pertama terjadi. Selama penyelenggaraan PMPS.

Kendati demikian, kebijakan penghentian operasional bianglala dan kora-kora PMPS patut diapresiasi. Hanya, satu hal yang disesalkan Kamba karena minimnya pengawasan. Pasca pelarangan operasional wahana permainan berisiko bahaya itu. “Itu (penghentian operasional bianglala, Red) hanya solusi sementara,” sindirnya.

Kamba menekankan pentingnya penguatan regulasi penyelenggaraan PMPS. Insiden bianglala bisa menjadi bahan evaluasi. Untuk membuat draf aturan. Regulasi PMPS harus dibuat secara komprehensif. Dengan memerhatikan banyak faktor. Juga harus detail. Mengikat semua penyelenggara dan peserta PMPS. Termasuk standarisasi wahana permainan. “Insiden itu bisa jadi sebagai akibat lemahnya pengawasan pihak-pihak terkait,” katanya.

Dengan adanya regulasi yang kuat, menurut Kamba, akan memudahkan pemerintah dalam pengawasan dan penindakan. Jika sewaktu-waktu terjadi insiden atau pelanggaran. Penindakan cukup melandaskan apda payung hukum yang ada. “Regulasi itu semata-mata sebagai upaya pencegahan. Agar ke depan tak terulang insiden serupa,” ucap Kamba.

Lebih dari itu Kamba berharap Pemkot Jogja menggelar sosialisasi keamanan wahana permainan pasar malam. Dengan menghadirkan pakar konstruksi dan penyedia jasa wahana permainan. Agar pengelola wahana permainan pasar malam lebih terbuka wawasannya. Sekaligus untuk membuka kesadaran pengelola jasa wahana permainan pasar malam. Dalam memberikan keamanan bagi pengguna jasa. Itu mengingat pasar malam tak hanya digelar di PMPS. Tapi sering kali. Di mana saja dan kapan saja. Dan setiap kali ada pasar malam, di situ selalu ada wahana permainan seperti bianglala, tong stand, atau kora-kora. “Khusus permainan pasar malam ini regulasinya bisa dibuat terpisah. Tak harus include dengan PMPS,” harapnya. (cr9/yog/fj/mg3)