SLEMAN – Jalan PSS Sleman untuk melanjutkan langkah ke semifinal delapan besar Liga 2 bergantung pada hasil pertandingan saat menjamu Persita Tangerang sore ini di Stadion Maguwoharjo. Hasil seri apalagi kalah, dipastikan akan mengubur dalam- dalam impian Super Elang Jawa- julukan PSS Sleman untuk naik kasta ke Liga 1.

Torehan kemenangan di laga nanti memastikan posisi PSS di klasemen Grup B berada di atas Persita meski mengantongi nilai sama-sama tujuh. Jadi, kemenangan memang menjadi harga mati bagi PSS. Meskipun dalam laga ini mereka tanpa dukungan suporter akibat sanksi dari PSSI buntut saat laga menjamu Madura FC beberapa waktu lalu.

(GRAFIS: ERWAN TRI CAHYO/RADAR JOGJA)

Beberapa pemain yang tidak dibawa ke Madura, dipastikan siap tampil di laga krusial hari ini. Strategi menurunkan sejumlah pemain pelapis di laga melawan Madura FC, bertujuan memaksimalkan hasil di dua laga kandang penentu. Sebut saja Cristian Gonzales, Amarzukih, Ichsan Pratama, Aditya Putra Dewa, Ikhwan Ciptady, dan Rifal Lastori merupakan daftar nama yang ditepikan oleh Seto di laga melawan Laskar Jokotole-jululan Madura FC, demi menghadapi Persita hari ini. “Siapa yang akan bermain, akan saya tentukan besok (Kamis, Red),’’ katanya.

Melawan Pendekar Cisadane – julukan Persita Tanggarang, Seto telah menyiapkan taktik khusus untuk mematikan pergerakan Egi Melgiansyah dkk. Selain Egi, ada nama Hari Habrian yang cukup dicukup produktif di babak delapan besar. “Persita tim yang bagus,” tegasnya.

Empat hari waktu persiapan yang dimiliki PSS, Seto menyebut tidak memberikan porsi latihan berlebih. Dikatakan, tim pelatih hanya kembali momoles sentuhan bola dan finishing touch yang menjadi problem El Loco dkk selama babak delapan besar. Ya, tidak seperti di babak penyishan, di babak delapan besar PSS menjadi tim yang pelit mencetak gol. Sampai dengan laga keempat, PSS Sleman hanya mengemas tiga gol.

Pelatih Persita Tangerang Wiganda Saputra menegaskan, pertandingan sore ini sangat menentukan tidak hanya bagi PSS, namun juga bagi timnya. Namun, untuk bisa mencuri poin dari PSS, bukan perkara mudah. Menurutnya, skuad PSS sudah menunjukkan kualitas permainan saat berhasil menahan timnya di Benteng Taruna.

Di grup ini semua masih bisa lolos. Peluang Persita untuk bisa melangkah ke babak selanjutnya hanya dengan mencuri poin. Karena mereka harus menjalani dua laga away berturut-turut. Awalnya target Persita bertahan. “Tapi karena kami sudah di papan atas, kenapa tidak targetkan ke Liga 1,” terangnya. (bhn/din/fj/mg3)

Prakiraan Pemain

(GRAFIS: ERWAN TRI CAHYO/RADAR JOGJA)