SEBANYAK 193 Taruna Akademi Maritim Yogyakarta (AMY) mengikuti Orientasi Studi Lapangan (OSL) di Jakarta dan Cilegon, Banten pada 11-14 November lalu. Kegiatan ini untuk membekali pengetahuan kepada taruna AMY agar mengenal kondisi pekerjaan di lapangan.

Sedikitnya 29 dosen pendamping turut serta dalam kegiatan OSL yang dilaksanakan di Pelabuhan Cigading, Cilegon, Banten, Pelindo II Jakarta, Penyeberangan Merak-Bakahuni Lampung, dan Perusahaan Galangan Kapal Jakarta.

Direktur AMY, Dr. Wegig Pratama, M.Pd. mengatakan, OSL merupakan kegiatan kurikuler yang bersifat edukatif, dan rekreatif dalam mengenalkan berbagai aktivitas di kapal dan lingkup pelabuhan.

“OSL ini sebagai bagian dalam proses pembelajaran untuk menjembatani pemahaman para taruna AMY terhadap materi kuliah di kelas dengan kondisi nyata di dunia kerja,” katanya.

Menurut Wegig, pesatnya perkembangan dunia kemaritiman dengan segala infrastrukturnya, harus diimbangi dengan penguatan sumber daya manusia. Taruna AMY harus siap menyongsong era industry 4.0 yang mengedepankan percepatan akses dan teknologi digital.

“Melalui OSL diharapkan terbuka wawasan dan cakrawala pemikiran baru tentang teknologi pelabuhan dan pelayaran, sehingga inovasi dapat terus dilakukan.” ujarnya. (sce/jko/mg3)