SLEMAN – Mencari bibit-bibit atlet pencak silat, Institut Pertanian Stiper (Instiper) Jogjakarta menggelar Kejuaraan Pencak Silat Tingkat SMA/SMK se-DIJ dan Jawa Tengah. Final kejuaraan ini berlangsung Minggu (11/11) lalu di Grha Instiper.

“Kejuaraan pencak silat ini selain untuk mencari bibit-bibit atlet pencak silat yang berkualitas, juga untuk sarana mengenalkan peserta dan penonton agar lebih mencintai budaya dan olahraga pencak silat Indonesia,” jelas Rektor Instiper Purwadi.

Melalui kegiatan itu ia berharap kejuaraan mampu meningkatkan semangat persatuan dan rasa persaudaraan di antara pesilat dari berbagai SMA/SMK di DIJ-Jawa Tengah. Selain itu bisa memantapkan dinamika generasi muda dalam menjunjung tinggi jiwa patriotisme dan sportifitas.

Kejuaraan ini mempertandingkan delapan kelas untuk remaja putra dan putri, kategori seni, dan kategori beregu. Ada 268 atlet dari 58 kontingen yang mengikuti kejuaraan ini.

Juara umum dengan perolehan medali 5 emas, 2 perak dan 1 perunggu diraih SMA N 1 Sewon, Bantul. Diikuti juara kedua dengan 4 emas, 1 perak dan 3 perunggu disabet Tapak Suci Cabang Tieng, Wonosobo. Sedangkan juara ketiga dengan 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu adalah Sragen Silat Club.

Untuk kategori juara pesilat terbaik putra diraih Hasan Ardiansah dari kontingen Sragen Silat Club, dan juara pesilat terbaik kategori putri diraih Nur Anisa dari kontingen MAN 2 Jogja.

Kategori pemenang seni tunggal kategori putra, juara 1 Naufal Aditya Rahman dari kontingen SMAN 1 Sewon dan pemenang seni tunggal putri diraih Yusriarifah dari MAN 3 Sleman. (ita/laz/er/mg3)