JOGJA – Suasana riang di Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) Minggu Malam (11/11) berubah mencekam. Itu karena salah satu wahana bianglala yang berada di sisi tenggara Alun-alun Utara Jogja rusak. Bahkan penumpangnya sampai terbalik.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat ketika masih berada di atas, ada beberapa gerbong bianglala yang terbalik. Bahkan di salah satu gerbong terdapat balita. Beruntung beberapa orang sigap melakukan pertolongan dengan menaiki rangka besi.

Hingga tadi malam salah satu wahana bianglala, atau warga Jogja mengenalnya dengan dremolem tersebut sudah dipasangi police line oleh Kepolisian.

“Baru mengecek ini, berkoordinasi dengan intel kami untuk bagaimana nanti. Akan diserahkan ke polresta untuk koordinasinya,” jelas Kapolsek Gondomanan Kompol I Nengah Lotama tadi malam.

Petugas langsung meminta operator menghentikan operasional. Mengenai sanksi atau unsur kelalaian dia belum bisa memastikan. Hanya saja perwira menengah satu melati ini berjanji akan ada penyelidikan. Terutama terkait penyebab terbaliknya gondola saat beroperasi.

“Sementara ini diberhentikan dulu, korbannya belum ada, mungkin hanya luka lecet saja. Masih akan koordinasi terkait masalah ini,” katanya.

Salah satu saksi mata Tri Novi Ana, 21, mengaku melihat saat gerbong dremolem tersebut tersangkut di atas. Menurut dia saat itu gerbong dremolen tersebut tersangkut hingga tidak bia berputar lagi ke bawah. Menurut dia sebelum kejadian, sorenya sempat melihat dremolem tersebut diperbaiki oleh kru.

Humas Basarnas DIJ Pipit Eriyanto turut memberikan informasi. Berdasarkan keterangan rekan di lapangan, penyebab awal diduga terlepasnya kunci kapsul. Itu yang membuat kapsul tidak berputar sempurna.

“Info awalnya itu, kancing kurungan (kapsul) lepas,” ujarnya. (dwi/cr5/pra/zl/mg3)