JOGJA – Menjadi kota dengan daya tarik untuk generasi millenial berkumpul dan berkreasi di bidang music, itulah Jogja. Banyak band indie memiliki potensi emas menjadi terkenal.

Salah satunya band asal Jogjakarta, Tikitaka. Dimotori Faizal Ramadhan (vokalis, keyboard), Tio Sugito (synth), serta Bella Fardyan (bass).
Band ini terbentuk April 2018. Memiliki musik yang mampu menggaet anak muda untuk bergoyang mengikuti entakan musiknya.

“Nama Tikitaka lekat dengan sepak bola. Kami ambil nama tersebut karena ingin karier bermusik tetap berjalan lancar dari pangung ke pangung. Tikitaka terdengar catchy dan gampang diinget. Tawaran bermain, alhamdulilah selalu ada,” ujar Faizal.

Mengambil kesempatan dari fenomena genre synth-wave yang booming kembali, Tikataka hadir dengan konsep dan style berbeda. Banyak terinspirasi dari soundtrack game di Playstation One membuat lagu mereka familiar untuk generasi milenial.

Tikataka telah mengeluarkan dua single berjudul Runaway dan Summer Love Song.

“Waktu kecil, aku dan Faizal senang main game di Playstation One. Jadi soundtrack game itu terbawa sampai sekarang. Akhirnya kami mainkan jenis musik seperti soundtrack game itu. Padahal awalnya kami bermain musik rock, dan pop punk. Engga nyangka ajah selera musik kami bersatu di genre ini,’’ ujar Tio.

Summer Love Song menceritakan romansa anak muda tahun 80an. Selain itu, Runaway terinspirasi dari seseorang yang perlu waktu dan melarikan diri dari kesibukannya.

“Saat menulis lirik, biasanya aku menggunakan bahasa Inggris. Karena lebih luas cakupannya, dan agar tidak terlalu puitis. Kalau ditulis dalam bahasa Indonesia jadinya malah kayak bikin puisi. Tapi tidak menutup kemungkinan single selanjutnya bakal ada lirik Indonesia,’’ ujar Faizal.

Genre musik Tikitaka membuat band ini kerap kali diundang ke berbagai macam event anak muda. Panggung FKY 2018 menjadi saksi sejarah kali pertama band ini tampil live.

Mendapatkan respons positif masyarakat, Tikitaka akan tampil di Ngayogjazz 2018 pada Sabtu (17/11) di Desa Gilangharjo, Pandak, Bantul.
“Senang ketika diundang tampil di berbagai event. Selain menambah pengalaman, energi penonton jadi sensasi tersendiri,” kata Bella. (san/iwa/by/mg3)