GUNUNGKIDUL – Sesuai perkiraan, awal November ini sebagian wilayah Gunungkidul sudah diguyur hujan. Meskipun begitu status tanggap darurat kekeringan belum akan dicabut. Pencairan dana tak terduga juga masih berlanjut.

Bupati Gunungkidul Badingah mengaku pencairan dana tak terduga dalam status tanggap darurat kekeringan masih dalam proses pencairan. Menurut dia hujan yang sudah dua hari terakhir ini turun belum merata di semua wilayah.
“Pencairan dana tak terduga untuk operasional tanggap darurat kekeringan jalan terus. Mengingat hujan yang turun saat masih belum dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas,” kata Badingah saat ditemui Selasa (6/11).

“Secepatnya akan dicairkan,” lanjutnya.

Menurut dia hujan yang sudah turun saat ini belum bisa dimanfaatkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. “Kasihan masyarakat nanti kalau kebutuhan (air) belum bisa terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Girisubo Arif Yahya mengatakan, hujan yang turun disambut dengan suka cita. Terlebih saat ini sisa anggaran tangki air tinggal 50, dari 360 tangki anggaran kecamatan. Hanya saja pada hujan awal belum bisa dimanfaatkan.

“Biasanya harus menunggu sampai hujan satu minggu atau lebih baru bisa dimanfaatkan oleh warga, untuk kebutuhan sehari-hari. Masih untuk membersihkan penampungan,” kata Arif Yahya.

Terpisah, Camat Tanjungsari Rahmadian mengatakan, anggaran tangki sebanyak 125 tangki telah habis. Kemarau tahun ini cukup panjang sehingga anggaran tidak mencukupi, berbeda dijak dibanding pada tahun sebelumnya.
“Kami sudah komunikasi dengan BPBD Gunungkidul, ada pihak swasta juga yang membantu ya kami terima,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengungkapkan pada saat awal musim penghujan biasanya masih dimanfaatkan warga untuk membersihkan penampungan air. Karena itu pengajuan dana tidak terduga sudah tepat.

“Segera dikeluarkan dana untuk tanggap darurat kekeringan untuk membantu anggaran drooping air bersih. Terlebih, anggaran dropping di kecamatan juga sudah menipis bahkan sudah ada mulai habis,” kata Edy Basuki. (gun/pra/mg3)