BANTUL – PS Tira wajib memaksimalkan enam laga sisa untuk bisa lepas dari zona degradasi. Di kalahkan Barito Putra 1-3 di Stadion 17 Mei, The Young Warriors semakin terjerembab mendekati dasar klasemen.

Abu Bakr dkk yang sudah menjalani 28 laga, kini masih menyisakan delapan pertandingan lagi. Mengantongi poin 32, skuad asuhan Nil Maizar sebenarnya masih memiliki peluang untuk bisa lepas dari zona merah. Hanya, inkonsistensi menjadi persoalan yang kerap hinggap dalam skuad The Young Wariors.

Nil menegaskan, enam laga sisa akan dimanfaatkan semaksimal mungkin. Dia pun menargetkan bisa meraih poin di setiap laga, agar terlepas dari zona degradasi. “Hanya dengan raihan poin yang membantu kami lepas,” jelas Nil.
Namun, upaya bisa meraih poin itu tidak lah mudah. Pasalnya, PS Tira hanya memiliki dua laga kandang dan sisanya dilakoni tandang. Setelah melawan Barito, PS Tira sudah ditunggu lawan tim papan atas Persija Jakarta. “Dua laga kandang akan kami maksimalkan dengan baik,” tegasnya.

Sementara kekalahan 1-3 atas Barito, sebut Nil, tak lepas dari permainan anak asuhnya yang kurang maksimal. Menurutnya, anak asuhnya kehilangan fokus di menit-menit akhir babak pertama, sehingga harus kebobolan menjelang turun minum.

Pada babak pertama, menurur Nil, skuadnya bisa mengimbangi Barito. Gol pertama dari Setiawan (44′) membuat mental pemain menurun. “Gol itu sedikit membuat pertandingan berat,” kata Nil. (bhn/laz/by/mg3)