MAGELANG – Pemkot Magelang mencoba mengubah pola dalam penyelenggaraan Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) tahun 2018. Jika biasanya dilaksanakan di Kompleks Kantor Pemkot Magelang, kali ini dipilih pihak kelurahan sebagai penyelenggarannya.

“Kegiatan FASI kali ini dilaksanakan di Kelurahan Gelangan biar tidak hanya di lingkungan Pemkot Magelang saja. Tujuannya tidak lain dalam rangka menjalin tali silaturahmi,” kata Wali Kota Sigit Widyonindito Selasa (6/11).

Pembukaan FASI tingkat Kota Magelang dilaksanakan di Aula Kelurahan Gelangan, Kecamatan Magelang Tengah. Untuk pelaksanaannya menggunakan tempat lain seperti Masjid At Takwa Gelangan, TK Jamiatul Qubro, SD Gelangan 1, Musola Nurul Hidayah dan lainnya.

“Walaupun tempatnya di musala, halaman TK, di bangunan Sekolah Dasar, tidak apa-apa,” tutur Sigit. Ia pun mengapresiasi pelaksanaan FASI 2018 yang melibatkan banyak peserta. Hal ini, menurutnya, merupakan salah satu wujud semangat dalam mensukseskan visi Kota Magelang, yakni “Kota Jasa yang Modern dan Cerdas Dilandasi Masyarakat Sejahtera dan Religius.”

Dikatakan, membangun Kota Magelang tidak hanya dalam bidang infrastruktur, tapi juga mental dan karakter masyarakat. “Salah satunya melalui kegiatan seperti ini,” ujar wali kota.

Kabag Kesra Pemkot Magelang Hadi Sutopo menambahkan, FASI 2018 diikuti sebanyak 866 peserta dari tingkat TKA/TKQ, TPA/TPQ, dan TQA. Yakni 210 anak TKA/TKQ (Taman Kanak-Kanak ALquran), 323 anak TPQ/TPA (Taman Pendidikan Alquran), 333 anak TQA (Ta’limul Qur’an lil Aulad).

Ada pun beberapa kategori yang dilombakan, antara lain, tartil putra, tartil putri, peragaan salat jamaah, cerdas cermat islami, tahfidz putra dan putri, tilawah putra dan putri. Selain itu ada mewarnai dan menggambar, serta nasyid.

“FASI dilaksanakan selama dua hari, 6-7 November. Ke depan akan dilaksanakan di kelurahan-kelurahan lagi. Nanti akan dievaluasi nanti bagaimana,” tandas Hadi. (dem/laz/by/mg3)