PURWOREJO – Dua belas nama yang lolos untuk menduduki empat posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan tiga orang kandidat direktur RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo diwancarai Bupati Purworejo Agus Bastian di ruang kerjanya, Selasa (6/11). Satu persatu mereka memasuki ruang kerja bupati sesuai alphabet dan JPT-nya.

Dari jadwal yang ada, wawancara sedikit mundur dari waktu yang tertera. Menurut jadwal pukul 10.00, mundur hampir satu jam, karena Bupati Agus Bastian harus memberikan pengarahan kepada kades dan BPD di pendopo rumah dinas lebih dulu.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Karier Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Fithri Edhie Nugroho mengungkapkan, sesi wawancara memang menjadi salah satu ketentuan yang harus dijalani peserta seleksi JPT, pasca penetapan tiga besar oleh panitia seleksi.

Pengumuman hasil penentuan tiga nama setiap JTP sendiri telah dilakukan pada Jumat (2/11) lalu. “Seluruh nama yang masuk tiga besar telah kami masukkan dalam aplikasi Sijapti atau sistem informasi jabatan pimpinan tinggi pusat. Dan secara fisik, berkas itu juga akan kami kirimkan ke Jakarta, besok (hari ini, Red),” kata Fithri.

Diungkapkan, dari prosedur yang ada pasca pengumuman tiga nama yang lolos, memang ada sesi wawancara dan penyerahan bukti fisik ke KASN di Jakarta. Waktu wawancara sedikit diajukan menyesuaikan waktu yang dimiliki bupati.

“Memang kami memilih dan menentukan waktu wawancara ini lebih awal, mengingat kesibukan bupati. Sedangkan waktunya cukup satu hari saja,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan, nama yang dikirimkan ke Jakarta khusus untuk JPT Pratama saja, sedangkan untuk jabatan direktur RSUD dr Tjitrowardojo tidak dikirimkan. Karena jabatan tersebut tidak termasuk JPT.

Pantauan Radar Jogja, secara berurutan bupati mewawancarai nominator sesuai alphabet, di mana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang paling awal. Selanjutnya Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. Terakhir untuk pejabat direktur RSUD dr Tjitrowardojo.

Waktu wawancara bervariasi, namun tidak terlalu lama bagi JPT Pratama. Sedangkan untuk direktur RSUD dr Tjitrowardojo lumayan memakan waktu.
Salah satu peserta wawancara, Dwijo Mudiarto yang menjadi kandidat kepala DPU PR mengungkapkan, wawancara yang dilakukanya hanya berkisar 20 menit. Beberapa hal tentang DPU PR menjadi perhatian dari bupati. (udi/laz/by/mg3)