Dalam Peparprov
Jateng 2018 di Solo

PURWOREJO – Atlet difabel Purworejo akan turut ambil bagian dalam Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Jawa Tengah III di Surakarta, 13-16 November mendatang. Tercatat ada 16 atlet akan berlaga dalam lima dari sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan.

Pengukuhan kontingen Peparprov dilakukan Wakil Bupati Yuli Hastuti di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati di Kutoarjo, Senin (5/11). Hadir dalam kesempatan itu ketua kontingen Peparprov MGS Sukusyanto serta sejumlah tamu undangan.

“Lima cabor yang kami ikuti yakni goal ball, atletik, bulu tangkis, catur dan tenis meja,” kata Ketua Kontingen Sukus.

Dikatakan, jika atlet Purworejo siap berlaga dalam event tersebut. Mereka juga telah melakukan serangkaian latihan walaupun masih sederhana. “Kami akui memang masih belum ada keterpaduan official dengan para atlet,” tambah Sukus.

Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengatakan, pelaksanaan event olahraga disabiltas seperti Peparprov merupakan salah satu bukti bahwa setiap orang yang mempunyai kekurangan fisik, tetap memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk meraih prestasi di berbagi bidang, termasuk bidang olahraga.

Wabup berharap para atlet difabel untuk terus meningkatkan kemampuan. Menurutnya, difabel bukanlah hambatan untuk berprestasi dan berpartisipasi dalam pembangunan. Namun justru harus menjadi pemacu semangat untuk berkontribusi secara maksimal sebagaimana warga masyarakat lainnya. Sehingga para disabilitas benar-benar mampu menembus batas.

“Dalam sebuah kompetisi, kalah atau menang adalah hal yang biasa. Yang terpenting bagaimana kita bertanding dengan kemampuan terbaik yang kita miliki, serta menjunjung tinggi sportivitas,” tutur Wabup.

Sebelum pengukuhan Kontingen Peparprov, dilakukan Pelantikan Pengurus National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Purworejo masa bakti 2018-2023 oleh Kabid III Perencanaan Anggaran NPC Provinsi Jawa Tengah, Bangun Sugito.

Dalam kesempatan itu Bangun Sugito yang hadir mewakili Ketua NPC Provinsi Jawa Tengah mengajak pengurus NPC Kabupaten Purworejo yang baru untuk bersama-sama membangun kerja sama yang solid untuk memajukan organisasi ini untuk lebih baik secara birokrasi, administrasi maupun prestasi.
“Ini bukan hal yang muda. Dibutuhkan pengorbanan serta kerja keras loyalitas kepedulian yang tinggi dan tanggungjawab yang besar terhadap organisasi,” kata Bangun.

Ketua NPC Kabupaten Purworejo terpilih Simponianto meminta dukungan dari semua pihak, baik OPD dan stakeholder terkait demi kemajuan NPC. Menurutnya, NPC yang baru terbentuk ini tentunya masih banyak kekurangan.

Dia berharap NPC bisa belajar cepat dengan MPC daerah lain yang sudah pernah mengirimkan atlet hingga level internasional. “Ini sebagai bahan untuk memacu majunya NPC Kabupaten Purworejo,” katanya. (udi/laz/er/mo2)