Mengukur kinerja anggota kepolisian ternyata bukan hal gampang. Apalagi jika dia bertugas sebagai Bhabinkamtibmas atau Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. Merekalah ujung tombak  keamanan, memelihara ketertiban serta deteksi dan pencegahan dini.

 FRIETQI SURYAWAN, Magelang

Upaya peningkatan kinerja anggota terus dilakukan Polres Magelang Kota di bawah kepemimpinan AKBP Kristanto Yoga Darmawan. Terutama dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Termasuk juga mengukur kinerja anggota guna jenjang jabatan dan kepangkatan.

“Selama ini paling sudah ngukur kinerja anggota. Tidak ada patokan yang jelas. Apalagi jika dia bertugas di Bhabinkantibmas, karena dia harus sambang masyarakat. Dia sebenarnya cuma nongkrong atau kerja beneran, kami tidak tahu,”  kata Kristanto  sambil tertawa, Senin (5/11).

Pengalaman bertugas di Traffic Management Center (TMC) membuat Kristanto sedikit paham dengan teknologi informasi (TI). Ia pun ingin menggunakan untuk mengukur kinerja anggota. Digandenglah PT Bara Cipta Laksana Bandung untuk membuat aplikasi bernama Tidar Cetar, kependekan dari Tidak Diragukan, Cepat, dan Aman.

“Alat ini berupa aplikasi yang diciptakan Polres Magelang Kota dan sudah mulai diujicobakan ke anggota, terutama satuan Sabhara, Lalu Lintas, Binmas, dan jajaran Polsek,” tuturnya.

Berbeda dengan aplikasi Elang Kota (Elektronik Layanan Masyarakat Polres Magelang Kota) yang bisa di-download melalui playstore oleh masyarakat, Tidar Cetar khusus dipergunakan oleh internal Polres Magelang Kota. Terutama untuk memotret kedisiplinan anggota.

Setiap anggota diwajibkan menginstal aplikasi ini di ponsel pintar masing-masing yang berbasis android. Setelah melakukan login dengan nomor anggota, maka sudah pasti dapat termonitor setiap pergerakannya.

“Di sini kehebatannya, kami sebagai pimpinan tahu persis posisi anggota ada di mana, karena terhubung dengan peta (google map). Anggota tidak bisa lagi berbohong terkait posisinya di mana, karena terpantau di layar,” jelas Kristanto.

Lebih jagonya lagi, anggota yang memiliki kewajiban patroli dapat dipastikan mendatangi lokasi-lokasi tertentu yang harus disinggahi. Di lokasi ini sudah tertempel stiker barcode yang wajib di-scan oleh anggota yang tengah berpatroli.

“Kami sudah menempelkan 60 stiker di 60 lokasi berbeda dari instansi pemerintah, objek vital, pusat keramaian, tempat ibadah, hingga masyarakat. Anggota yang sudah sampai lokasi wajib scan barcode-nya dan minimal ada di lokasi selama lima menit. Selama lima menit ini anggota wajib berinteraksi dengan orang-orang sekitar,” ungkapnya.

Dia menambahkan, anggota yang sudah selesai berpatroli bisa kembali ke kantor masing-masing untuk mencetak laporannya. Kalau selama ini laporan ditulis tangan, sekarang tinggal masukkan saja kodenya dan hasil laporan sudah tercetak dengan sendirinya.

“Ini kemudahan aplikasi ini. Anggota tidak perlu lagi menulis laporan secara manual, karena sudah terekam di aplikasi dan tinggal dicetak saja. Dalam sebulan aplikasi bisa merekam aktivitas anggota dalam bentuk diagram statistik, sehingga kinerja dapat terukur secara akurat,” paparnya.

Abby Warma Pandoe dari tim IT PT Bara Cipta Laksana mengaku sangat antusias membantu Polres Magelang Kota dalam membuat aplikasi yang dapat mengukur kedisiplinan anggota. Ia pun membuat Tidar Cetar ini hanya sekitar dua minggu bersamaan aplikasi Elang Kota.

“Aplikasi ini baru pertama dan satu-satunya di wilayah Polda Jateng. Sudah sepekan ini dicoba dan berjalan lancar. Sebelumnya kami sosialisasikan ke anggota dan mereka sangat antusias menyambutnya. Kendala hampir tidak ada, hanya saja kualitas ponsel masing-masing anggota sangat berpengaruh,” katanya.

Adanya alat bantu ini diharapkan bisa membantu kegundahan anggota kepolisian saat dipindahtugaskan atau ingin naik pangkat. Karena statistik yang dibuat melalui aplikasi tersebut, sudah disesuaikan dengan protap yang ada di Polri. Terbukti saat Kristanto menaikkan pangkat Aiptu Titi yang selama ini dikenal sangat bagus sebagai Bhabinkantibmas di Kelurahan Kemirejo menjadi Ipda dan bertugas sebagai Binmas Polsek Magelang Tengah serta ikuti pendidikan alih golongan. (laz/er/mo2)