JOGJA – Sembilan pilar yang selama ini bergelut dalam dunia pariwisata di DIY, bersama-sama melakukan aksi sosial penggalangan dana untuk korban bencana Sulawesi Tengah. Diantaranya dengan cara menjual tiket hotel dengan harga yang jelas di bawah harga aslinya.

Acara yang berlangsung di ruang Nakula Hotel Grand Inna Malioboro Sabtu (3/11) malam itu ramai didatangi oleh berbagai kalangan. Pada acara itu ada sembilan Pilar yang ikut bergabung yaitu ASITA, PHRI, HPI, ICA, ORGANDA, IHGMA,IHGM, STP AMPTA dan juga STIPRAM. Acara penggalangan dana itu dilakukan dengan cara lelang kamar hotel dan juga paket tour. Jumlah voucher yang di lelang lebih dari 50 voucher. Harga lelang murah, mulai harga dari Rp 100 ribu hingga Rp 800 ribuan.

“Pariwisata itu bagaikan orkestra. Ketika stakeholder satu sama nada memiliki visi misi yang sama itu akan menjadikan sebuah simfoni yang bagus” ujar Ketua ASITA DIY Sudiyanto.

Penggalangan dana berhasil mengumpulkan Rp 110.283.400.

Udhi, sapaanya, berharap dari acara penggalangan dana ini akan menjadikan awal baik dimanadapat mengembangkan pariwisata di Jogja dan juga menjadikan segala organisasi yang berkaitan dengan pariwisata dapat menjadi satu dan saling berdampingan.

“Merupakan tugas berat bagi kita semua, bukan hanya pemerintah saja tetapi justru kita menjadi motor penggeraknya. Jadi kalau stakeholder sini bergerak pemerintah tinggal sebagai fasilitator” ujar Udhi. (sce/mg6/pra/zl/mo2)