JOGJA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja sudah mendata ada 183 penyandang disabilitas yang sudah terdaftar sebagai daftar pemilih tetap. Lokasi mereka mencoblos pun akan mendapat perhatian khusus dari petugas.

Ketua KPU Kota Jogja Hidayat Widodo mengatakan

para pemilih difabel tersebut akan diberi fasilitas berupa alat bantu atau pendamping agar tetap bisa menggunakan hak suaranya.Selain itu pihaknya juga akan mengajuakan anggaran untuk template disablitas tuna netra untuk memilih surat suara DPRD Kota Jogja. “Untuk saat ini sedang kami ajukan,” ujarnya Senin (5/11).

Itu dikarenakan template atau  alat bantu membaca tuna netra hanya digunakan pada surat suara untuk memlilih calon Presiden dan Wapres serta DPD. Sedangkan untuk DPR RI dan DPRD Provinsi akan dilakukan pendampingan. “Harapan kami untuk DPRD Kota Jogja dibuatkan template,” terangnya.

Dayat menambahkan bagi penyandang disabilitas yang memiliki kendala saat menuju ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), KPU Kota Jogja akan menyiapkan petugas yang akan menjemput pemilih yang memiliki  permasalahan tersebut.

“Karena semua lapisan masyarakat memiliki hak yang sama,” jelasnya

Sedangkan untuk penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda, Dayat mengaku akan mempersiapkan jalan khusus yang dapat dialui oleh alat bantu tersebut. Berupa plengseran agar ketika dilalui kursi roda tidak mengalami kesulitan.

Selain itu, setelah pengguna kursi roda melakukan pemungutan suara. Pada meja pemberi tanda sudah melakukan pemungutan suara akan diberi kolong sehingga kursi roda dapat masuk dan bisa  menjangkau. (cr5/pra/by/mo2)