Setelah Penyelenggaraan Porda DIJ

JOGJA – Kota Jogja hanya miliki waktu sekitar setahun untuk mempersiapkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIJ XV tahun depan. Untuk itu, Pemkot Jogja meminta kepada KONI Jogja untuk bisa menyukseskan ajang olahraga dua tahunan tersebut dari semua aspek. Termasuk bebas persoalan hukum.

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi berpesan kepada seluruh pengurus KONI Jogja, target prestasi juara umum, juga harus diikuti dengan sukses penyelenggaraan sebagai tuan rumah. HP pun mengingatkan kepada pegurus, untuk mengelola anggaran dengan cermat.

“Jangan sampai ada kasus hukum setelah Porda,” ujar HP dalam workhsop pengelolaan dana hibah ke KONI Kota Jogja Sabtu (3/11).

Untuk itu, dia mendorong kepada pengurus KONI Jogja dan KONI DIJ, untuk cermat dalam menyusun anggaran agar tidak terjadi persoalan hukum nantinya. Dia pun mendukung agar Jogja, bisa menjadi menjadi juara umum pada Porda DIJ XV mendatang sekaligus bersih dalam pengelolaan anggaran.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jogja, Tri Djoko Susanto menjelaskan untuk menyukseskan penyelenggaraan Porda DIJ, dilakukan sejumlah persiapan. Salah satunya memberikan bekal bagi pengurus KONI Jogja, terkait pengelolaan anggaran yang baik.

“Target kami juara umum dan terbebas dari cacat hukum dalam penyelenggaraan Porda,” tegasnya.

Sementara itu, Septi Sri Rejeki dari Inspektorat Kota Jogja mengatakan, institusinya selalu terbuka kepada pihak KONI Jogja atau cabor-cabor untuk berdiskusi mengenai penyususnan dana anggaran agar tak terjadi permasalahan kedepannya.

“Kami sangat terbuka dan siap untuk membantu,” tuturnya

Demi sukses penyelenggaraan Porda DIJ, KONI Jogja menggelar workshop penganggaran dana hibah guna mengantisipasi terjadinya masalah dalam pengelolaannya, yang diikuti para pengurus kota (Pengkot) cabang olahraga (cabor) anggota KONI Jogja tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, banyak dibahas pedoman penganggaran yang sesuai dengan kaidah dan aturan hukum. “Dengan diberikannya pemahaman mengenai aturan-aturan dan tata cara penggunaan dana, maka tak akan ada lagi persoalan dikemudian harinya,” kata Tri. (bhn/laz/by/mo2)