Pelanggaran Didominasi Tak Membawa Surat Berkendara

GUNUNGKIDUL – Belum genap sepekan Operasi Zebra Progo 2018 digelar, 1.300 pemotor ditilang (diberi surat bukti pelanggaran). Satlantas mengategorikan tujuh pelanggaran prioritas yang dihadiahi tilang.

Pelanggaran tersebut, ngebut, pengendara di bawah umur, tidak mengenakan helm SNI, dan melawan arus. Termasuk menggunakan ponsel saat berkendara, tidak mengenakan safety belt dan mabuk saat berkendara.

Tujuan operasi mewujudkan kemanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Meminimalisasi terjadinya kecelakaan dengan korban fatal.

“Sehingga dapat meningkatkan ketertiban berlalu lintas. Lengkapi surat-surat berkendara, jangan melanggar aturan lalu lintas,” kata Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Mega Tetuko, Minggu (4/11).

Pelanggaran paling dominan adalah tidak membawa surat-surat kendaraan. “Kami sudah mengeluarkan 1.300 surat tilang,” ujar Mega.

Di antaranya ditindak menggunakan e-tilang. Sisanya teguran tertulis. Pelanggaran dengan tidak menyalakan lampu utama di siang hari juga ditindak.

“Pelanggar terbanyak berasal dari swasta, pelajar atau mahasiswa, pengemudi, dan PNS,” ungkapnya.

Salah seorang pengguna jalan, Harkah mengaku belum memiliki surat-surat kendaraan. Sejak lulus SMA dia belum pernah membuat SIM.

“Biasanya kami memantau aktivitas cegatan (razia) melalui grup WA. Kalau ada razia, tentu kami berhenti atau mencari rute lain,” kata Harkah. (gun/iwa/er/mo2)