Dua pemimpin Kota Magelang tidak mau ketinggalan untuk tampil menyanyi dalam konser musik bertajuk “Berbagi Rasa Satukan Jiwa”. Kegiatan ini merupakan kepedulian Komunitas Musik Magelang (KMM) terhadap bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi beberapa waktu lalu.

FRIETQI SURYAWAN, Magelang

Dalam konser hari kedua di halaman Gedung Magelang Theater (MT), Kamis Malam, Wali Kota Sigit Widyonindito menyanyikan lagu “Cinta Terbaik” yang dipopulerkan Cassandra. Sementara Wakil Wali Kota Windarti Agustina mendendangkan “Sayang” milik Via Vallen.

“Saya memberi apresiasi karena ide dari KMM ini sangat bagus, dalam menggalang dana untuk saudara kita di Sulteng. Ketika saya baca surat izin dari KMM, tidak pikir panjang, langsung saja izini,” kata Sigit saat memberi sambutan.

Ia mengatakan, penggalangan dana bagi para korban bencana gempa dan tsunami di Pulau Sulawesi itu sebagai bentuk kepedulian masyarakat Magelang Raya. Dia mengajak masyarakat yang hadir untuk menyisihkan rezeki mereka untuk berbagi sebagaimana manusia sebagai mahkluk sosial dan mahkluk beragama untuk saling membantu sesama dan saudara sebangsa.

“Nanti kita kumpulkan, kita sumbangkan ke saudara kita yang tengah diuji oleh Allah SWT. Kita bangga bisa menciptakan suasana yang menyatu, karena kita ini keluarga atau satu tubuh. Jika ada keluarga kita atau tubuh kita yang sakit, maka kita ikut merasakan sakit juga,” tuturnya.

Dirinya juga bangga karena meski baru dua hari digelar, dana yang terkumpul mencapai Rp 16 juta. Secara spontan orang nomor satu di Kota Sejuta Bunga ini pun memasukkan dana Rp 5 juta kepada panitia.

Pada hari kedua itu, setidaknya mereka telah berhasil mengumpulkan dana Rp 16 juta. Sedianya acara amal digelar selama tiga hari hingga Jumat (2/11) tadi malam. Dana ini nantinya akan didonasikan kepada korban gempa dan tsunami di  Sulteng. Konser melibatkan 30 grub band genre rock dari Kota dan Kabupaten Magelang.

Wawali Windarti Agustina saat menyanyikan “Sayang” milik Via Vallen.
(FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA)

Koordinator kegiatan Rudi Jet Voice menjelaskan, persiapan acara ini sudah sebulan lebih. KMM sempat menjadwalkan dua pekan lalu, namun baru terealisasi sekarang.

“Memang sempat tertunda dua minggu karena berbagai hal. Hari pertama dapat Rp 2 juta, sekarang sudah Rp 16 juta. Target besok minimal Rp 25 juta,” ujarnya.

Ia menyebutkan, setidaknya ada 30 grup band yang meramaikan acara itu selama tiga hari. Menurutnya, kekompakan KKM adalah wujud kepedulian seniman Magelang Raya (Kota dan Kabupaten Magelang) terhadap warga yang tengah terkena musibah.

Ketua Panitia Penyelenggara Ian menambahkan, konser penggalangan dana juga sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi antarpara pegiat musik di Magelang. Apalagi, sudah terbentuk wadah perkumpulan berupa KMM yang belum lama dideklarasikan.

“KMM ini wadah untuk kita saling berbagi dan bersinergi. Sekarang zamannya bukan lagi rivalitas, tapi sinergitas. Kalau dulu barangkali saling menjatuhkan, sekarang kita bisa berkembang dan maju bersama tanpa saling bermusuhan,” tandas personel Grup Band Teaser itu. (laz/by/mo2)