KULONPROGO – Kelurahan Wates akan memiliki embung mini. Dibangun di Dusun Punukan dan menjadi prioritas pembangunan dari Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO).

Lurah Wates Agus Wasana mengatakan pembangunan konstruksi akan mulai dikerjakan 2020. Kendala yang masih dihadapi yakni pembebasan lahan.
‘’Pembebasan lahan menjadi penentu kapan dimulainya kontruksi bangunan embung,” kata Agus, Kamis (1/11).

Rencana pembangunan embung mini sudah disampaikan pada forum musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) kelurahan. Proposalnya sudah ditandatangani Bupati Kulonprogo.

Diharapkan embung tersebut dapat digunakan sebagai penampungan air dan membantu mencegah banjir. Juga dapat dipakai sebagai sarana pengembangan usaha perikanan hingga destinasi wisata baru.

“Untuk pemeriksaan kualitas tanah sudah dilakukan oleh BBWSO juga,” kata Agus.

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo Niken Probo Laras mengatakan pihaknya mendukung rencana tersebut. Pengelolaan wisata yang pas berbasis komunitas, melibatkan pengurus desa wisata dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

“Embung mini tersebut harus ada ikon khas yang membedakan dengan embung yang sudah ada. Jangan hanya menjual lokasi berfoto semata, nanti bosan. Kalau hanya mau swafoto di tempat lain banyak,” kata Niken.

Menurut dia, mitos atau sejarah terkait wilayah setempat bisa menjadi daya tarik jika mampu dihidupkan. Direalisasikan dalam bentuk atraksi atau acara yang diselenggarakan rutin. (tom/iwa/fj/mo1)